53 views

Rekanan Sebut Ada Indikasi Persekongkolan Pokja Menangkan PT LSM

Lampung Timur – Kelompok Kerja (Pokja) II Kabupaten Lampung Timur dituding berpihak pada salah satu peserta lelang dalam paket proyek Dana Dak dengan kode paket paket 001, pekerjaan  Rehabilitasi Jalan Desa Bumijawa Purbolinggo senilai 10,8 Milyar.

Hal itu ditegaskan Abdul Wahid tenaga ahli dari PT.Citra Primadona Perkasa (CPP), kepada wartawan selasa 04/05/2. Selaku peserta lelang pihaknya mengaku sangat kecewa atas indikasi persekongkolan antara pihak panitia atau Pokja dengan pihak peserta lelang atau penyedia, biasa dikenal dengan pengantin.

,”Indikasi persekongkolan itu kita rasakan ada rekayasa pihak pokja untuk menghalangi kami peserta lelang, sehingga terjadi persaingan usaha yg tidak sehat, diantaranya, kita digugurkan dengan alasan yang tidak ada dalam persyaratan dan tidak substansial  dan kemudian panitia  lelang memenangkan PT Lematang Sukses Mandiri (LSM), dengan penawaran sebesar Rp.10.150.250.326,18, mempunyai selisih harga ratusan juta diatas penawaran perusahaan kami ” tandas Abdul Wahid.

Karenanya, pihak PT CCP tidak dapat menerima begitu saja atas apa yang telah diperbuat Pokja II Kabupaten Lampung Timur.

,”Selain alasan pengguguran yang meng ada ada , pokja Kabupaten Lampung Timur juga melaksanakan tugas tidak pada tempatnya, artinya, hal itu juga dapat dijadikan salah satu indikasi, ada apa kok UKPBJ tidak berlaku bagi pokja Lampung Timur,” tambahnya.

Pada bagian lain Raden Agus Direktur CV. Linggau Mandiri, peserta lelang pada paket rehabilitasi Jalan Taman Cari-Kota Raman senilai Rp.2.087.700.001, 00 dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU PR) Kabupaten Lampung Timur, justru menilai adanya dugaan pelanggaran Peraturan Presiden dalam pelaksanaan lelang Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2021 (pung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *