153 views

Suprapto Ajak Berprilaku Sehari-hari Sesuai Nilai-nilai  Luhur Pancasila

///Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Mesuji

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Suprapto mengadakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Sabtu (27/2). Kegiatan yang diikuti aparatur desa, para pemuda dan pelajar serta  tokoh masyarakat itu menghadirkan nara suber Wakil Ketua Komisi Informasi  (KI) Provinsi Lampung, Erizal dan tokoh pendidikan Drs. H. Elfaizi.

Suprapto dalam sambutannya mengatakan bahwa globalisasi diantaranya mendorong terjadinya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat. Akibatnya, masyarakat dengan sangat  mudah memperoleh berbagai informasi. Namun, tidak semua informasi sesuai dengan budaya dan ideologi bangsa Indonesia.

Karena itu, kata Suprapto, harus ada upaya terus menggemakan dan menanamkan pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarakat, terutama bagi warga bangsa generasi muda. “Seperti sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini adalah salah satu bentuk ikhtiarnya,”  terang Suprapto.

Ditambahkan, bahwa Pancasila sebagai ideologi negara  di dalamnya terkandung nilai-nilai  luhur yang digali dari kepribadian masyarakat Indonesia sendiri.   Karena itu hakikatnya Pancasila adalah nilai-nilai adat istiadat, nilai-nilai kebudayaan, dan nilai religi yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia.  “Makanya Pancasila juga sebagai pandangan hidup bangsa yang berarti sebagai pedoman bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku sehari-hari.” tandasnya.

Sosialisasi ini, tambah Suprapto,  juga menitiktekankan arti penting wawasan kebangsaan. Perlu dibangun komitmen untuk mewujudkan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang mampu mendukung pelaksanaan pembangunan untuk mencapai tujuan nasional. Karenanya perlu kembali mengangkat nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam konsensus dasar nasional yakni falsafah Pancasila, UUD 1945, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika serta prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu Wakil Ketua KI Lampung, Erizal menerangkan tentang keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, budaya, maupun agama. Namun, karena saling memahami dan menghormati keberagaman, bangsa Indonesia tetap bersatu. “Jangan sampai persatuan itu dirusak oleh sikap dan tindakan yang mengabaikan keberagaman atau intoleransi,” ingatnya.

Tokoh pendidikan Elfaizi mengungkapkan  saat ini sangat diperlukan penguatan nilai-nilai Pancasila khusnya di kalangan generasi muda bangsa. “Penanamnan nilai-nilai luhur Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak cukup di lembaga pendidikan formal saja. Karena itu sisalisasi semacam ini sangat  penting dan sangat dibutuhkan,” kata mantan Kepala SMA Negeri Wayserdang ini.

Kepala Desa Agung Bantin Supardi, yang juga hadir beserta seluruh perangkat desa  beterimakasih atas digelarnya sosialisasi pemahanan Ideologi Pancasilan dan Wawasan Kebangngsaan. Dia juga berharap kedepan desanya terus mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Lampung, baik  dalam bentuk kegiatan pelatihan-pelatihan maupun program pembangunan fisik.

“Desa kami ini desa terluar Lampung yang persis menjadi pintu masuk dari arah Sumatera Selatan, jadi kami tentu berharap mendapat perhatian dari provinsi,” harap Supardi. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *