267 views

Lestarikan Seni Orkes Lampung, Muda Mudi Pekon Kotabesi Rutin Lakukan Latihan

Lampung Barat, Editoronline.co.id – Perkembangan jenis musik saat ini sangat mempengaruhi budaya seni zaman old, apalagi muda mudi sekarang rentan akan pengaruh musik yang mengedepankan kemajuan teknologi, sehingga minat terhadap musik tradisional banyak ditinggalkan.

Namun, seni musik tradisional Lampung Barat yaitu Orkes Gambus kembali mengudara seiring perkembangan zaman. Bahkan muda mudi (Mulli Mekhanai) Lambar antusias untuk melestarikan musik tradisional tersebut.

Di pekon Kotabesi salah satunya, setiap Sabtu malam, muda mudi setempat lakukan latihan rutin untuk mempelajari dan mendalami musik Orkes Gambus.

Salah satu personil Sanggar Seni Skala Brak (SSKB) Junior pekon Kotabesi, Syarif Satio mengatakan, latihan rutin tersebut dilakukan untuk memantapkan kemahiran personil, sehingga musik dapat berjalan dengan senada.

“Selain itu kami juga latihan untuk persiapan mengikuti pagelaran-pagelaran seni kedepannya, seperti salah satunya Festival Skala Brak mendatang,” ujar Syarif saat ditemui langsung di tempat latihan, Sabtu malam (27/2).

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, anggota yang tergabung saat ini berjumlah 43 orang, terdiri dari 18 laki-laki dan 25 orang perempuan. Serta tujuh orang dewasa pekon setempat sebagai pelatihnya.

“Mulai latihan sebulan yang lalu. Ini sudah pertemuan yang ke-empat kalinya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk alat yang digunakan yaitu berupa bass, biola, gambus, ketipung (semacam gendang) serta tamborin.

“Pembagiannya untuk alat musik yang dimainkan yaitu, bassis saudara Andriyo, biola Heri Setiawan, Gendang Libawa Bambang, Gambus Setiadi dan tamborin saya sendiri,” jelas dia.

Kemudian pihaknya mengharapkan adanya dukungan alat musik beserta sound sistem, karena kejelasan suara dan kelengkapan alat yang dimiliki saat ini masih sangat minim.

“Alat-alat yang digunakan saat ini merupakan milik pribadi beberapa anggota. Tentu kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak, dengan begitu akan lebih baik,” terang Syarif.

Dilain pihak, Peratin Pekon Kotabesi Gunawan mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut demi kelestariannya budaya seni orkes Lampung.

“Namun untuk bantuan alat-alat belum bisa kita pastikan, karena nanti akan menyesuaikan dengan kegiatan-kegiatan yang diprioritaskan,” tuturnya singkat. (AI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *