259 views

Penuhi Jumlah Tenaga Kesehatan, Pemkab Lambar Kembali Terima 15 Tenaga Nusantara Sehat

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Ketersediaan tenaga kerja kesehatan di lapangan menjadi masalah utama Lampung Barat selama ini. Kedatangan 15 Tenaga Nusantara Sehat menjadi salah satu solusi konkrit yang diusahakan Pemerintah Lampung Barat.

Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menerima 15 orang Tenaga Nusantara Sehat Tim berasal dari Luar Provinsi Lampung yang akan bertugas di dua Kecamatan, yaitu di Kecamatan Pagar Dewa dan Kecamatan Suoh dengan masa penugasan selama dua Tahun, dimulai 1 Oktober 2020 hingga 31 September 2022 mendatang.

Penerimaan Tenaga Nusantara Sehat, Mad Hasnurin didampingi Sekda, Assisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Kesehatan dan dihadiri Pendamping Binwil Kementerian Kesehatan Amir Su’udi, dan Dr. Muhammad Syaripudin, Widyaiswara, Ciloto, Wawan Saeful Anwar dan Dr. Yan Bani Luza, Kamis (01/10/2020), bertempat di Aula Kagungan Setdakab.

15 tenaga kesehatan yang akan ditugaskan ini diantaranya adalah dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga analis/ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi dan tenaga kefarmasian.

Dalam sambutannya, Wabup mengharapkan kepada 15 Tenaga Nusantara Sehat Tim yang akan bertugas dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat, khususnya di dua Kecamatan tersebut.

“Besar harapan kami kepada Tenaga Nusantara Sehat, untuk dapat memberikan pelayanan prima dan optimal pada masyarakat Lampung Barat khususnya di Kecamatan Pagar Dewa dan Suoh,” ujar Madhasnurin.

Ketersedian tenaga kesehatan yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung dalam percepatan pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang baik, dan merupakan salah satu tujuan pembangunan kesehatan, serta mendukung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Ketersediaan tenaga kesehatan dan sarana prasarana merupakan masalah utama yang terjadi di lapangan. Namun demikian, aktivitas pelayanan wajib dilaksanakan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak dapat ditunda,” ungkapnya.

Kemudian sasaran akhir penugasan, khusus tenaga kesehatan tersebut ialah, untuk memenuhi jumlah dan tenaga kesehatan yang sesuai standar dengan Puskesmas dan Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan.

“Sasarannya adalah terpenuhinya jumlah dan jenis tenaga kesehatan sesuai dengan standar di pusat kesehatan masyarakat dan rumah sakit. Kemudian terwujudnya penguatan dan pemenuhan kebutuhan pelayanan di pusat kesehatan masyarakat dalam mendukung program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga,” tutur dia. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *