516 views

Mantaapp!! PKS UNILA-Pemkab Lambar Segera Di Teken, Berikut Ruang Lingkup Kerjasamanya

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Universitas Lampung menyasar tujuh OPD di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) untuk melakukan kerjasama dengan jangka waktu lima tahun.

Ketujuh OPD tersebut yakni, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP), Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Diskoperindag), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perpustakaan dan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Sekretariat Lambar, Domi Nofalisa mengatakan, Perjanjian Kerjasama (PKS) akan dilaksanakan malam ini di rumah dinas Bupati Lambar.

“Disporapar dengan UNILA yaitu tentang kepariwisataan yang ada di Lampung Barat. DPMP yaitu tentang Program KKN UNILA terkait pekon hebat. Diskoperindag tentang pengembangan UMKM,”

“Kemudian, untuk DLH tentang Lambar sebagai Kabupaten konservasi, Dinas Perpustakaan tentang Literasi dan Disbunnak tentang pengembangan budidaya dan pemasaran kopi robusta Lambar, terkahir BPBD tentang pengembangan dan penguatan Lambar sebagai kabupaten tangguh bencana,” ungkap Domi saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jum’at (2/10/2020).

Dalam paparannya Domi menerangkan, Ruang lingkup kerjasama Disporapar meliputi peningkatan kualitas SDM bidang kepariwisataan, pengembangan penelitian kepariwisataan, pengembangan teknologi dan informasi kepariwisataan, pengembangan promosi dan pemasaran pariwisata, serta pengembangan destinasi pariwisata.

Dinas PMP fokus pada mempasilitasi penyediaan SDM, sarana dan prasarana, serta bentuk lainnya yang dimiliki masing-masing untuk pelaksanaan program KKN. Nantinya kedua pihak akan bersama-sama memberikan administrasi akademik dan non-akademik dalam kegiatan KKN.

Lalu Dinas Koperindag, program kerjasama yang akan dilakukan yakni peningkatan kualitas SDM, pengembangan informasi UMKM berkelanjutan, perencanaan dan pengembangan program UMKM, sertifikasi UMKM berkelanjutan.

Kemudian BPBD, prioritas utama pada peningkatan kualitas SDM dan litbang bidang penanggulangan bencana, peningkatan kualitas pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana, program mitigasi bencana, peningkatan kualitas SDM dan sistem operasional Pusdalops penanggulangan bencana.

Selanjutnya DLHKP, meliputi penyusunan kebijakan dan regulasi terkait kabupaten konservasi, membangun model pembangunan SDA yang berwawasan konservasi, pengabdian dan pendampingan dalam rangka penguatan pemberdayaan masyarakat untuk membentuk tatanan kehidupan sosial dan ekonomi yang hijau, pengembangan KRL dan atau RTH publik.

Program kerjasama yang akan dijalankan Dinas PerpustakaanLambar bersama Unila yakni mengenai penyelenggaraan program literasi digital, peningkatan kualitas SDM dan Litbang bidang literasi, pembudayaan literasi dalam satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat, penguatan peran pegiat literasi dan mendorong partisipasi masyarakat.

Terakhir adalah Dinas Perkebunan, dimana peningkatan kualitas SDM dan Litbang menjadi sasaran utama program. Mulai dari bidang pertanian kopi robusta, pemberian bantuan teknis teknologi komoditas kopi robusta, pelatihan dan magang teknologi komoditas kopi robusta, penyediaan bahan tanaman unggul yang tersertifikasi, pendampingan sertifikasi produk kopi robusta dan pendampingan pengemasan kopi robusta. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *