48 views

Dua Pejabat Eselon II di Way Kanan Diduga Tak Netral

WAY KANAN – Dua pejabat eselon II dan satu pejabat eselon III Pemkab Waykanan diduga tidak netral dengan mendukung salah satu paslonkada. Hal itu menyusul beredarnya video viral di media sosial yang menunjukkan tengah melakukan kampanye terselubung.

Kedua Pejabat Eselon II itu adalah Edwin Bavur (Kadis Koperasi dan UMKM) dan Bismi Janadi (Kepala BPBD), sementara pejabat Eselon III bernama Raminto (Sekretaris dinas Pendidikan).

Menanggapi hal tersebut, Sekdakab Way Kanan Saipul langsung memanggil 2 Pejabat Eselon II dan 1 Pejabat Eselon III yang dimaksud untuk dilakukan klarifikasi.

Dari hasil klarifikasi, Menurut Sekda diketahui, bahwa ketiganya mengaku melaksanakan kegiatan hari Minggu (27/09) berlangsung di Kecamatan Buay Bahuga.

“Ketiganya mengakui mengumpulkan  keluarga dan bukan melakukan kampanye, serta dilaksanakan pada hari libur, dan tidak menggunakan fasilitas negara.” Kata Saipul.

Hal itu, tambah Sekda, dilakukan karna  mereka beranggapan bahwa itu hari libur dan mereka menanggalkan atribut selaku ASN.

Namun demikian jika hal tersebut, dianggap melanggar paraturan perundangan yang berlaku maka mereka siap menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Disaat Bersamaan sejumlah pengurus  yang menamakan diri Barisan Relawan Jokowi Preisden ( BARA JP ) Way Kanan menggeruduk kantor Pemda Kab Way Kanan untuk Menyampaikan Aspirasi Kepada Pjs Bupati Way Kanan Mulyadi Irsan terkait netralitas ASN pada Pilkada  mendatang, Namun mereka Hanya di terima oleh Sekdakab.

Para pendemo menolak bertemu dengan Sekdakab dan hanya akan melakukan dialog dengan PJS Bupati Way Kanan.

“Bapak PJS Bupati sedang ke Bandar Lampung di Panggil Gubernur, Dan baru ada di Way kanan Selasa.” Terang Sekda Saipul Singkat.

Diketahui, dalam Pilkada Way Kanan pelaksanaan Kampanye dimulai tanggal 25 september 2020-5 Desember 2020, Sementara kontestan pilkada diikuti dua Paslon Yakni Paslon Juprius-Rina Marlina (arjuna) dan Paslon Raden Adipati Surrya-Ali Rahman (Berani Pasti Aman).

Terpisah, Adanya Video Dugaan Kampanye terselubung yang di lakukan ASN Pemkab Way Kanan di tanggapi oleh Juru bicara Paslon petahana Pasangan Raden Adipati Surya-Alirahman

Dalam siaran persnya Jurubicara Paslon Petahana Deni Ribowo, Kamis (1/10/2020) Sudah jauh hari mewanti-Wanti ASN untuk tidak terlibat politik Praktis dalam pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

“Dari jauh-jauh hari Raden Adipati Surya yang kala itu masih menjabat sebagai Bupati Way Kanan sudah menginstruksikan agar ASN itu harus Netral Dalam menghadapi Pemilukada Way Kanan 2020.” Kata Deni Ribowo.

Hal ini juga dipertegas oleh Bupati Raden Adipati Surya sebelum Cuti Kampanye dengan mengeluarkan surat edaran yang pada pokoknya agar dinas instansi, kantor, dan sekolah agar menurunkan gambar Dirinya dan wakil bupati saat masa kampanye berlangsung.

Hal ini dilakukan beliau dengan mengeluarkan surat edaran yang isinya  tentang foto dan banner yang ada di sekolah maupun dinas instansi diminta untuk di lepas, sebelum jatuhnya masa cuti beliau sebagai Bupati, jelasnya lagi.

“Ini menunjukkan komitmen Bapak Adipati untuk berkompetisi secara fair, demikian juga fasilitas yang melekat dengan jabatan sebagai bupati sudah dikembalikan kepada negara.” terang Deni Ribowo.

terkait adanya video dugaan kampanye yang akhir akhir ini viral di medsos, Deni mangatakan diluar sepengetahuan Paslon Raden Adipati Surya.

” Kita tidak pernah memerintahkan hal itu, karna komitmen kita jelas yakni kompetisi secara Fair.” Pungkas Deni Ribowo.(Fik).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *