33 views

Yakin Polisi Profesional

KETUA Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Moh Mukri mengajak masyarakat, khususnya umat Islam di Lampung, untuk memercayai pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus penusukan pendakwah kondang Syekh Ali Jaber.

Moh Mukri yakin jajaran Polri bersikap profesional dalam mengusut kasus penusukan Syekh Ali Jaber itu, yang menjadi perhatian secara nasional tersebut.

“Indonesia negara hukum. Kita serahkan kasus ini (penusukan Syekh Ali Jaber) sepenuhnya kepada polisi.”

“Percayalah kepada polisi dan kita dorong mereka bekerja secara profesional. Tidak perlu dicurigai.”

“Polisi-polisi itu kan juga orang Islam. Insya Allah mereka tidak akan khianat,” kata Moh Mukri, belum lama ini.

“Mari kita dorong polisi mengungkapnya hingga tuntas, supaya tidak ada lagi dugaan penyerangan ini by design (direncanakan).”

“Kita kawal prosesnya agar transparan. Semua orang menonton, tak mungkin Polri berani bermain-main,” lanjut Rektor UIN Raden Intan tersebut.

Mukri juga meminta agar kasus ini tidak dipolitisasi.

Jangan ada pihak yang mencari keuntungan politik dari kasus penusukan Syekh Ali Jaber.

Menurutnya, musibah tersebut bisa terjadi di mana saja, dan bisa menimpa siapa saja.

“Peristiwa seperti ini baru pertama terjadi di Lampung, juga di Bandar Lampung.”

“Selama ini, ulama, dai, datang silih berganti kan aman-aman saja,” beber Moh Mukri.

Mukri mengatakan, umat Islam di Indonesia, termasuk di Lampung, sudah dewasa sehingga tidak mudah terprovokasi.

“Jika pelaku bersalah, dia harus dihukum. Jika disebut gila, harus dilacak, dibuktikan benar dia gila atau mengalami gangguan kejiwaan. Bukan katanya-katanya. Kita doakan pelaku bertobat,” sambung alumnus Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta dan Pondok Pesantren Langitan, Tuban Jawa Timur ini.

Diketahui, Syekh Ali Jaber mengalami insiden penyerangan saat menghadiri acara wisuda tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin, Bandar Lampung, Minggu (13/9).

Akibatnya, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di lengan kanan dan harus mendapat 10 jahitan.

Pelaku penusukan juga sudah diamankan pihak kepolisian dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan, sekaligus mencari motif penusukan yang menggegerkan tersebut. (dbs)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *