244 views

Tidak Ada Action Nyata Aparat, Warga Ancam Pindahkan Tumpukan Sampah Ke Badan Jalan

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Tidak adanya kebijakan dan aksi nyata dari pemerintah aparatur pekon maupun pemerintah daerah terkait sampah diperbatasan Pekon Canggu dan Kota Besi, membuat geram warga sekitar.

Bahkan warga mengancam akan pindahkan tumpukan sampah ke badan jalan, jika tetap tidak adanya kebijakan atau solusi yang dibuat oleh pemerintah baik pekon, kecamatan maupun pemerintah daerah untuk menangani hal itu.

Habisnya kesabaran warga, akibat kondisi sampah yang semakin hari semakin menggunung dan mengeluarkan bau busuk serta penyakit.

Menggunungnya sampah bahkan meluber hingga mengenai badan jalan. Akibatnya kendaraan yang melintas jadi terhalang hingga tak jarang menimbulkan kecelakaan.

Hal itu terungkap saat wartawan Koran Editor mewawancarai salah satu warga Pekon Kota Besi yang rumahnya berada dekat dengan sampah tersebut.

Salah satunya Iwan panggilan akrabnya mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama warga lain yang berada dekat dengan tumpukan sampah akan melakukan tindakan dengan memindahkan sampah ke badan jalan, jika pemerintah tetap diam tanpa tindakan nyata.

“Kami akan memindahkan timbunan sampah ke badan jalan jika pemerintah tetap diam tanpa tindakan yang nyata, karena sampah yang ada semakin hari semakin mengkhawatirkan, bahkan sudah meluap ke badan jalan,” ungkap Iwan, Rabu (16/9/2020).

Selain tidak adanya tindakan nyata pemerintah, kurangnya kesadaran dari masyarakat yang sembarang membuang sampah ditempat itu juga menjadi faktor lainnya.

Bahkan, menurut Iwan, sampah yang menggunung juga diakibatkan sampah kiriman dari pekon lain bahkan dari kecamatan lainnya diluar kecamatan Batu Brak.

“Tambah parah dan sembarangan, sampah bukan berasal dari kedua pekon ini saja, tapi dari pekon lain bahkan Kecamatan lainnya, sering kali adanya mobil-mobil dari Liwa yang membuang sampah disini,” ujarnya.

Lalu, diterangkannya, akibat sampah menumpuk hingga meluber ke badan jalan, tak jarang kendaraan yang lewat jadi terhalang menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan.

“Sering terjadi kecelakaan karena banyaknya anjing dan babi hutan yang lalu lalang mencari makan di sampah itu,” jelas dia. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *