144 views

Surprise! Rycko Berjaya

Bandarlampung – Bakal calon walikota Bandarlampung, Rycko Menoza SZP dipastikan berlaga di pilkada serentak 2020. Putra sulung mantan gubernur Lampung Sjachroedin ZP ini maju berpasangan dengan kader senior PKS Johan Sulaiman.

Kepastian itu didapat setelah Ketua MPW Pemuda Pancasila mendapatkan rekomendasi Partai Golkar dengan 6 kursi dan PKS yang sama punya 6 kursi. Dengan demikian, pasangan Rycko-Johan (Rycko Jos) ini memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk mendaftar di KPUD setempat.

Hal itu dipertegas dengan adanya penyerahan rekomendasi form B1-KWK Partai Golkar yang diserahkan oleh Ketua DPD I Golkar Lampung Arinal Djunaidi di Gedung Golkar bersama pasangan calon Kabupaten/Kota lainnya, kemarin.

Diketahui, DPP PKS juga telah menguarkan SK formulir B1-KWK Parpol nomor: 301.8/SKEP/DPP-PKS/2020 tentang persetujuan pasangan Rycko Menoza SZP dan Johan Sulaiman yang ditandatangani langsung Presiden Mohamad Sohibul Imam dan Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal tangga 31 Agustus 2020.

“Alhamdulillah kami bersyukur mendapat B1-KWK Parpol berpasangan dengan Johan Sulaiman. Kemudian saya juga sudah mendapatkan undangan untuk penyerahan B1-KWK dari Partai PKS yang rencananya akan diserahkan Rabu, 2 September 2020,  besok bersama bakal calon yang diusung PKS lainnya. Mudah-mudahan, Insha Allah, besok saya mendapat undangan untuk hadir,” kata Rycko.

Meski begitu, Rycko mengaku masih membuka ruang koalisi dengan partai lain. Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan ada parpol lainnya yang ingin bergabung, karena masih ada waktu hingga pendaftaran ke KPU. “Kami masih membuka pintu untuk partai politik yang ingin berjuang bersama membangun Bandar Lampung,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung menegaskan rekomendasi Partai Golkar untuk paangan Rycko Menoza dan Johan Sulaiman sudah final. “Semua sudah final dan besok PKS mengumumkan juga pasangan Rycko Menoza-Johan Sulaiman, sudah final,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPD I Partai Golkar Lampung, Arinal Djunaidi meyakini 8 pasang Balonkada yang telah direkom Golkar menang di daerahnya masing-masing.

Arinal menyerahkan 8 rekom form B.1 KWK Golkar kepada balonkada Kota Bandarlampung yakni pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Rycko Mendoza- Johan Sulaiman.

Lampung Selatan Toni Eka Candra-Antoni Imam. Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona- Marzuki. Lampung Tengah Musa Ahmad-Ardito. Dan Lampung Timur Dawam Raharjo.
Selanjutnya Waykanan pasangan Raden Adipati- Ali Rahman.

Kabupaten Pesisir Barat Golkar merekom Pasangan Fieter- Fahrurozi. Kemudian Kota Metro pasangan Ampian Bustomi-Rudi.Dirinya pun menargetkan kemenangan untuk paslonkada yang direkom Golkar adalah 60 persen. “Ya hari ini penyerahan rekomendasi Form B.1 KWK. Dan kita harus memenangkan dari sejumlah pelaksanaan pilkada adalah 60 persen. Ini harus, tidak khusus. Karena ketika mereka terpilih jadi Bupati dan Walikota. Nanti berhadapan dengan saya Gubernur,” kata Arinal.

, Sekretaris Umum DPW PKS Lampung, Ade Utami Ibnu mengatakan pihaknya siap mengamankan dan memenangkan pasangan Rycko-Johan sesuai dengan keputusan DPP PKS. “Kami siap mengamankan dan memenangkan keputusan DPP PKS tersebut,” ungkap Aleg PKS Dapil Bandar Lampung.

 

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung ini juga menjelaskan mengenai dinamika yang terjadi terutama mengenai rekomendasi kepada Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung, bahwa prinsip penentuan rekomendasi didasarkan pada tiga hal. “Pertama, adalah kesiapan menjadikan kader PKS sebagai pendamping dalam Pilkada. Kedua, potensi kemenangan yang baik dan ketiga, luasnya jejaring yang dimiliki ”, jelas Ade.

 

Oleh sebab itu, menurutnya bahwa karena Bandar Lampung adalah etalase Lampung secara keseluruhan, tentu PKS juga memandang perlu ikut dalam percaturan politik di Ibukota Provinsi Lampung ini. “Diantara bakal calon yang berkomunikasi, seluruh kandidat memiliki potensi elektoral yang baik dan potensi luasnya akses dan jejaring yang dimiliki, namun diantara kandidat yang ada, bahkan hingga last minute pada akhirnya hanya Bung Rycko Menozalah yang siap menggandeng Calon Wakil Walikota dari kader PKS, yakni Johan Sulaiman,” terangnya.

 

Atas landasan itulah, DPP PKS mengeluarkan Surat Persetujuan Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bandar Lampung yakni Rycko Menoza dan Johan Sulaiman – Pasangan Rycko Jos, yang akan didaftarkan ke KPU secara resmi sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung periode 2021 – 2026.

 

“Selain itu, dengan bersatunya Bung Rycko dengan Johan Sulaiman di Bandar Lampung, mudah-mudahan makin memperkuat jalinan kerjasama antara PKS dengan Partai Golkar, seperti halnya di Kabupten Lampung Selatan melalui Tony-Antoni,” tukasnya.

 

Diketahui, DPW PKS Provinsi Lampung akan menyerahkan Surat Rekomendasi dan Surat Keputusan DPP PKS perihal Persetujuan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah usungan PKS di Pilkada Desember 2020 mendatang, kepada Para Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah yang dimaksud, pada Rabu (2/9) dan Kamis (3/9) di GSG Ragom Sejahtera, Komplek DPW PKS Lampung.

 

Menurut Ade, 8 (delapan) Pasangan Calon telah diundang untuk hadir dalam agenda penyerahan Surat Rekomendasi dan SK Persetujuan (Form B.1- KWK) kepada masing-masing Pasangan Calon.

 

“8 Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang kami undang adalah Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Way Kanan, dan Kota Bandar Lampung, serta Kota Metro,” jelasnya.

 

Disis lain, DPW Partai NasDem Lampung angkat bicara setelah PKS mengalihkan dukungan dalam Pilkada Bandarlampung 2020. Diketahui, PKS yang sebelumnya menyatakan dukungan untuk bersama-sama PDIP dan NasDem mengusung Eva Dwiana-Dedy Amarullah, memutar haluan menjelang pendaftaran pasangan calon wali kota-wakil wali kota.

 

Sekretaris DPW Partai NasDem Lampung Fauzan Sibron mengatakan, partainya menghormati keputusan PKS.

Menurut dia, mungkin PKS punya pertimbangan sendiri. Perbedaan pandangan adalah hal biasa. Tetapi yang terpenting adalah memiliki tujuan sama untuk membela kepentingan masyarakat Bandarlampung. ”Insya Allah Partai NasDem istiqamah bersama pasangan Eva dan Dedy. Begitu juga teman-teman partai pengusung lainnya. Kita tunggu untuk melanjutkan pembangunan di Bandarlampung bersama Eva Dwiana,” kata Fauzan. (cah)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *