954 views

Mengkhawatirkan, Kasus Positif Covid-19 di Lambar Bertambah 5 Orang, Kini Total Kasus Menjadi 25

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) semakin mengkhawatirkan, terbaru sebanyak lima orang terkonfirmasi Covid-19 dengan total kasus menjadi 25 orang.

Diketahui, saat ini, pasien terkonfirmasi positif di Bumi Beguai Jejama berjumlah 25 orang. 1 meninggal, 12 sembuh, dan 12 lainnya masih menjalani isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Lambar, Paijo mengungkapkan, dari lima orang tersebut, tiga orang merupakan hasil dari tracing tujuh orang pasien sebelumnya, dan dua lainnya klaster baru.

“Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbaru bertambah 5 orang. Dari penambahan 5 orang tersebut, 3 orang merupakan hasil dari tracing 7 orang pasien sebelumnya, dan 2 orang lagi merupakan klaster baru,” ungkap Paijo, Kamis (17/9/2020).

Paijo menjelaskan, lima orang baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 menurut hasil swab adalah ELS (22), warga Pekon Simpang Luas, Kecamatan Batu Ketulis. ELS merupakan mahasiswa asal Lampung Barat berdomisili dan terkonfirmasi positif Covid-19 di Bandar Lampung.

Lalu, LO (35), warga Pekon Way Petai, Kecamatan Sumberjaya, tracing dari klaster Palembang. SR (23), warga Pekon Tugu Sari, Kecamatan Sumberjaya, tracing dari klaster Ciamis.

Kemudian 2 orang lainnya merupakan klaster baru, yakni IR (44), warga Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, merupakan hasil dari rapid massal yang dilakukan Dinkes setempat, dan J (57), warga Lingkungan VI Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau.

”IR, diketahui sering bepergian dengan kelompok pengajian dan salah satu pengurus pondok pesantren di Kebun Tebu. Selanjutnya, J, merupakan klaster dari Bandar Lampung, karena memilliki riwayat baru pulang dari Bandar Lampung, 2 September lalu,” jelas Paijo.

Lebih jauh Paijo menuturkan, ke lima pasien baru terkonfirmasi positif tersebut, sudah di isolasi dirumahnya masing-masing, kecuali J, dan saat ini pihaknya masih mendalami tracing dari IR dan J.

“J saat ini, masih di RSUD Alimuddin Umar Liwa, menunggu pihak peratin dan Petugas Puskesmas Sekincau agar bisa di isolasi dirumahnya,” tuturnya.

Paijo yang juga merupakan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan pencegahan Covid-19 di Lambar mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan kondisi sekarang ini.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk memperketat penjagaan diri, menjauhi keramaian dan memperhatikan warga sekitar yang baru bepergian keluar dari Lampung Barat.

“Kami juga menyarankan agar peratin, camat, serta warga sekitar pasien Covid-19 untuk dapat bersama-sama bergotong-royong memenuhi kebutuhan pasien yang sedang menjalankan isolasi,” tukas dia. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *