61 views

Lambar Masuk Usia Ke-29, Parosil: Persoalan dan Tantangan Kedepan Akan Lebih Berat

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) adakan upacara peringatan hari ulang tahun Lambar ke-29 di lapangan kantor Bupati, Kamis (24/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus memaparkan beberapa prestasi yang diraih selama periode kepemimpinannya, yang salah satunya yaitu Kabupaten Lampung Barat keluar dari salah satu Kabupaten/Kota tertinggal.

“Di usia ke-29 ini kita tentu bersyukur Lampung Barat keluar dari salah satu Kabupaten/Kota tertinggal. Capaian ini tentu kedepannya akan semakin berat, mengingat masih perlunya kita meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) untuk menjadi pribadi yang mempunyai daya saing,” ujar Parosil.

Kemudian, saat diwawancarai, Parosil mengungkapkan, usia Lampung Barat saat ini meranjak pada usia dewasa, dengan tujuh program prioritas, dirinya optimis Lampung Barat akan menjadi Kabupaten yang hebat.

“Bersyukur Lambar sudah masuk usia yang matang. Tentu persoalan yang akan dihadapi akan lebih besar, namun saya optimis Lambar akan jadi Kabupaten yang hebat. Melalui Pitu program kita yakin cita-cita itu akan tercapai. Saya mengharapkan kerjasama dari semua lapisan masyarakat dan TNI-POLRI, karena dibutuhkan sinergitas antara lembaga di Lampung Barat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Parosil atau yang akrab disapa Pak Cik ini menuturkan, dampak pandemi Covid-19 akan menjadi fokus Lampung Barat kedepannya.

“Mimpi 2021 untuk menyelesaikan dampak pandemi Covid-19, karena baik dari segi perekonomian lanjut kepada banyak program yang tertunda dan itu akan dilanjutkan di 2021, salah satunya pembangunan gedung budaya, menyelesaikan penataan ibu kota dan program yang tertunda lainnya,” jelas dia.

Ditanya terkait pembuatan Perda Covid-19, Parosil mengatakan masih dalam tahap perencanaan, dan menunggu salinan rujukan Undang-undang Covid-19 dari pemerintah pusat.

“Kita belum mendapatkan salinan undang-undang Covid-19 dari pusat. Harapannya dengan adanya Perda Covid-19 masyarakat akan semakin disiplin. Kedepan terkait Perda tersebut akan kita bicarakan dengan pihak legislatif,” tukas Parosil. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *