86 views

Jelang Pilkada, Koordinator Gasak Pinta PJs Bupati Lamteng Tindak ASN Yang Berpolitik Praktis

Editoronline.co.id, Lampung Tengah – Gabungan Relawan Musa – Dito Merakyat (Gasak) berharap penuh kepada Pejabat Sementara (PJs) Bupati Lampung Tengah, Ady Erlansyah, dapat tindak aparatur sipil negara (ASN) yang tak netral di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Koordinator Gasak Anwar Syarifudin mengatakan, status Ady Erlansyah sebagai pejabat pemerintah sementara yang ditunjuk gubernur dengan kapasitasnya sebagai ASN, diharapkan mampu mencontohkan bagi ASN di tingkat kabupaten.

“Pertama-tama kami ucapkan selamat kepada Bapak Ady Erlansyah atas jabatan PJs Bupati Lamteng. Semoga Pak Ady Erlansyah dapat memberikan kinerja yang terbaik untuk kabupaten yang kita cintai ini,” kata Anwar Syarifudin, Minggu (27/9/2020).

Anwar mengatakan, meski menjabat dalam waktu yang singkat, namun ia berharap PJs bupati agar mampu memperbaiki persoalan-persoalan yang dinilai belum mampu diselesaikan oleh Bupati sebelumnya.

“Kami mendoakan semoga beliau dengan jabatan yang singkat nanti bisa berbuat semaksimal mungkin, apalagi Lamteng saat ini menjadi salah satu Kabupaten yang sedang melaksanakan hajat besar yaitu Pilkada. Minimal Pak Pjs bupati ini dapat menertibkan ASN agar tetap netral sehingga dapat tetap melayani dan menjalankan pelayanan publik yang baik untuk masyarakat,” harapnya.

Soal penertiban ASN yang tidak netral ujar Anwar, Pjs tak memiliki beban dengan salah satu kontestan calon bupati/wabup yang akan berkontestasi di bulan Desember nanti.

“Beliau ini kan ASN juga, tidak ada beban dengan salah satu Paslon. Jadi lebih bebas dan tegas dalam menertibkan dan memberikan sanksi kepada ASN. Jangan sampai hal tersebut menjadi preseden buruk yang dapat mencoreng nama baik birokrasi di Lampung Tengah,” tegasnya.

Selain adanya indikasi ASN yang tidak netral dalam Pilkada, Gasak juga berharap agar PJs Bupati dapat mengawasi aparatur kecamatan dan kampung dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada warga kurang mampu.

“Jangan sampai Bansos ini disalahgunakan, apalagi dengan tujuan kepentingan-kepentingan politik, pribadi dan kelompok tertentu. Kalau itu sampai terjadi kasian masyarakat yang tidak mampu, harusnya di tengah masa Pandemi Covid-19 ini, Bansos dapat membantu meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (san/asa) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *