114 views

Hasil Test Covid Beda, Warga Lamteng Bingung

Lampung Tengah – Masyarakat Lampung Tengah (Lamteng) menjadi bingung dan cemas menghadapi situasi pandemi covid 19. Pasalnya hasil test yang dilakukan rumah sakit di Lampung dan RS Mayapada, Jakarta berbeda.

Hal ini terlihat dari hasil test covid 19 terhadap calonkada Loekman Djoyosoemarto berserta istri.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana, pada Senin 28 September 2020,  membenarkan  adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Tengah yang tidak lain adalah bupati nonaktif Loekman Djoyosoemarto.”Ya seperti yang disampaikan oleh media seperti itu (covid-19) dan istri beliau,”kata Reihana.

Reihana menjelaskan riwayat perjalanan Loekman dari Jakarta dan kemudian mengeluh batuk dan demam.

“Sudah dilakukan Tes Cepat Molekuler (TCM). Hasilnya keluar semalam. Maka hari ini dilakukan trasing lebih kurang 100 orang. Kita tunggu besok apa hasilnya. Seandainya besok sudah keluar lagi, maka kita sampaikan hasilnya ya,” paparnya.

Selanjutnya,setelah dibawa ke RS.Mayapada,Jakarta, Selasa 29 September 2020,  hasil laboratorium RS tersebut menyatakan Loekman bersama istri negatif Covid-19.

Menangapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamteng dr. Otniel Sriwidiatmoko membenarkan kabar baik tersebut. “Ya, betul. Hasil swab laboratorium Mayapada Hospital menyatakan keduanya negatif Covid-19,” katanya.

Terkait kondisi keduanya, kata Otniel, sekarang ini cukup baik. “Cukup baik. Kalau ibu cukup sehat. Hanya bapak saja yang masih lemas karena kemarin-kemarin kurang nafsu makan,” ujarnya.

Langkah selanjutnya apakah masih dirawat di Mayapada Hospital, Otniel menyatakan belum tahu. “Belum tahu. Itu kewenangan pihak Mayapada Hospital,” ungkapnya.

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana, belum bisa diminta tanggapannya. Pesan singkat yang dikirimkan melalui layanan WhatsApp belum dibalas.

Terpisah Sementara di Lamteng, Ketua MPC Pemuda Pancasila Lamteng, Habibi SH, MH mengatakan terkejut mendengar pemberitaan tersebut.

“Kaget kita belum reda saat mendengar berita tentang terpaparnya bupati non aktif Loekman beserta istri, yang diumumkan secara langsung oleh Kadis Kesehatan Provinsi Lampung dengan hasil positif covid-19. Serayamendoakan beliau berdua segera diberi kesehatan dan kekuatan agar dapat kembali ditengah-tengah kita,”ujarnya

“Hari ini selang satu hari dari kabar tersebut, kita di hebohkan dengan berita hasil rillis di RS Mayapada tempat beliau berdua di rujuk yang menyatakan beliau berdua negatif covid-19. Senang dan gembira kita menyambut kabar baik ini. Tapi dibalik kegembiraan, tentu ada juga tanda tanya besar terkait 2 hasil yang berbeda dalam hitungan jam tersebut. Siapakah yang lalai dalam proses pemerikasaan ini?”tanya Habibi

Lanjutnya, ika memang benar negatif, lantas apa motivasi dari Dinas Kesehatan Provinsi yang secara tegas menyatakan yang bersangkutan positif covid-19.

“Disisi lain dengan insiden ini, kita khawatir masyarakat luas akan hilang kepercayaan terhadap integeritas tenaga kesehatan yang ada. Bahkan parahnya, masyarakat akan tidak mempercayai adanya wabah ini. Ini akan memperburuk keadaan. ini persoalan serius yang harus segera di tindak lanjuti,”pungkasnya. (san/asa/tak)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *