83 views

Bawaslu Minta Penyelenggara dan Birokrasi Netral dan Profesional

Bandarlampung – Menyikapi video Camat dan Lurah beserta Perangkat RT dan Linmas di Kecamatan Kedaton dan Kelurahan Suka Menanti yang “menggerebek” kediaman salah seorang warganya, disikapi serius oleh Anggota Bawaslu Lampung, Adek Asy’ari.

“Camat, Lurah dan RT – RT serta Linmas di Bandar Lampung nie hebat – hebat. Sebelum nya “ngurus” selebaran – selebaran yang keabsahannya pun masih kita pertanyakan. Sekarang ngerebek – ngerebek. Ikut semua cawe – cawe urusan sosialisai bakal calon walikota. Ini kenapa?? Apa karena Istri Walikota nya juga bakal mencalonkan diri jadi Walikota menggantikan suaminya,” Tanya Adek, Senin (14/9).

“ASN itu kerja saja yang benar, masalah jabatan semua garis tangan dan kuasa Tuhan kok. Kata Adek. Kalau udah “gatel” mau berpolitik lepasin donk status ASN-nya,” tambah Adek.

Menurutnya, Pengawasan Pemilu mutlak urusan Bawaslu, Lurah dan Camat serta Masyarakat boleh ikut mengawasi tapi jangan seperti sudah yang paling hebat sendiri. Tetap harus kordinasi ke Bawaslu.

“Kalo seperti ini, Bubarin saja Bawaslunya. Buat apa ada Bawaslu. Suruh saja semua Camat, Lurah, RT serta Linmas yang bekerja mengawasi Pilkada ini,” ujarnya.

Kemudian terhadap Panwas Kelurahan yang suaminya diduga ikut membagikan alat bersosialisasi, Bawaslu Propinsi melalui Bawaslu Kota sudah memerintahkan kepada Panwascam setempat untuk melakukan langkah-langkah penindakan.

Lanjutnya, Bawaslu Propinsi untuk juga meminta Bawaslu Kota untuk melakukan langkah langkah yang sama terhadap Camat atau Lurah atau ASN nya.

“Jangan takut – takut, hidup itu,” pesan Adek.

“Bekerjalah sesuai tupoksi dan regulasi. Intinya “Tidak ada kompromi untuk ketidaknetralan. Baik di pihak penyelenggara maupun di Birokrasi. Penyelenggara yang berpihak harus ditindak. ASN dan Birokrasi yang berpihak juga wajib ditindak,” tutup Adek. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *