150 views

Tahun 2020, Angka Kekerasan terhadap Anak di Lambar Menurun

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Kasus kekerasan terhadap anak di Lampung Barat (Lambar) tahun 2020 menurun. Tercatat terdapat dua kasus dibandingkan dari tahun sebelumnya dengan jumlah kasus sebanyak sembilan.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Nilawati mendampingi Plt Kepala Dinas KB, PP dan PA Lambar M. Henri Faisal mengatakan, walau masih kerap terjadi, ditahun 2020 angka kekerasan  terhadap anak menurun.

“Kita menyambut baik adanya penurunan angka kekerasan terhadap anak, walau memang tidak dapat dipungkiri hal itu masih terjadi,” ujar Nilawati saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (3/8/2020).

Angka kekerasan terhadap anak di tahun 2019 sebanyak 9 kasus dengan jumlah korban 20, yang kesemua merupakan kasus pelecehan seksual dan hanya satu KDRT, ditahun itu tidak ada korban jiwa.

“Sementara untuk tahun 2020, kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 2 dengan jumlah korban sebanyak 2, kasusnya yaitu pelecehan seksual dan KDRT, namun terdapat satu korban jiwa” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nilawati menjelaskan, penurunan angka kekerasan terhadap anak belum bisa diprediksi penyebabnya, namun, dirinya mengatakan faktor psikologis dan ekonomi menjadi penyebab utama.

“Kita tidak paham, namanya kekerasan itu tidak bisa diprediksi, yang jelas penyebab kebanyakan karena psikologis pelaku, karena dampak ekonomi dan pendidikan yang rendah,” jelas dia.

Kemudian, Nilawati berharap kekerasan terhadap anak kedepannya tidak terjadi lagi, selain merusak masa depan anak juga akan berdampak negatif kepada kondisi psikologis anak maupun keluarganya.

“Kita sudah mempunyai program bantuan hukum terhadap korban kekerasan anak, dan pencegahan seperti Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), serta Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga),” tutur Nilawati.

“Untuk itu kami berharap kekerasan terhadap anak kedepannya tidak terjadi lagi, karena akan berdampak buruk terhadap korban dan masa depannya,” harap dia. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *