38 views

Sosperda, Nurhasanah Ingatkan Pentingnya Rembug Desa

Pesawaran – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Nurhasanah terus bergerak, menyapa dan membina masyarakat Lampung, khususnya Desa Kota Agung Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran Lampung, Sabtu (8/8). Mulai agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) nomor 1 tahun 2016, tentang pedoman rembug desa dan kelurahan dalam pencegahan konflik di Provinsi Lampung.

“Bertemu konstuen, sudah kewajiban saya selaku wakil mereka di Legislatif. Terlebih, pertemuan di lakukan guna memberikan sebuah pembelajaran yang bermakna bagi mereke, khususnya dalam pencegahan konflik antar masyarakat,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Sekjen KPPI ini menuturkan bahwa, Perda tentang pedoman rembug desa merupakan pedoman dalam menangani dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul di masyarakat. Perda tersebut telah diakomodir dalam peraturan daerah Provinsi Lampung nomor 1 tahun 2016.

“Ini sangatlah penting, guna mencegah terjadinya potensi konflik di masyarakat, baik konflik agama, adat maupun konflik yang lainnya. Karena, tidak bsa dipungkiri Lampung sangat rentan akan terjadinya konflik,” tegasnya.

Sebab, kata Mbak Nur – sapaan akrabnya – beberapa konflik yang terjadi sebelumnya diketahui berawal dari masalah kecil (sepele). Namun, karena hal itu dibiarkan maka konflik tersebut menjadi besar dan meluas. Kehadiran orang ketiga atau provokasi menjadi pemicu konflik semakin membesar. Oleh sebab itu, kita sebagai masyarakat yang cerdas harus pandai dan jeli, untuk menyaring suatu informasi yang benar.

“Nah, didalam Perda Nomor 1 tahun 2016, mengatur seluruh tehnis dan cara penyelesaian sebuah problem yang terjadi. Sebab, dengan adanya Perda ini diharapkan seluruh aspirasi dan keinginan dari lapisan masyarakat dapat tersalurkan, komunikasi yang baik juga sangat penting agar konflik tidak terjadi dimasyarakat,” tegas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung itu.

Selain itu, Mbak Nur juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk patuh dan mengikuti protokol kesehatan Covid – 19, sesuai anjuran pemerintah. Sebab, virus Corona dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

“Saya minta, meski aktivitas terus berjalan. Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, minimal gunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *