194 views

Penempatan PMI Setelah Adanya Covid-19, Simak 14 Negara Tujuannya

Lampung Barat, Koran Editoronline.co.id – Setelah adanya Pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan RI mengeluarkan keputusan Menteri No.294/2020 tentang pelaksanaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Keputusan itu dikeluarkan setelah mencabut Keputusan Menteri No.151/2020 tentang penghentian sementara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diterbitkan 18 Maret 2020 lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja Lambar, Sugeng Raharjo mengatakan, kebijakan adaptasi kebiasaan baru diputuskan dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi secara nasional setelah sempat vakum yang disebabkan adanya wabah Covid-19.

“Didalam keputusan Menaker tersebut, dijelaskan bahwa hanya ada 14 negara tujuan penempatan PMI yang akan dibuka pada masa adaptasi kebiasaan baru tersebut, yaitu Aljazair, Australia, Hong Kong, Korea Selatan, Kuwait, Maladewa, Nigeria, Persatuan Emirat Arab, Polandia, Qatar, Taiwan, Turki, Zambia, dan Zimbabwe,” ungkap Sugeng, Rabu (12/8/2020).

Lalu, Sugeng menjelaskan, beberapa jenis pekerjaan yang ada di 14 negara tersebut seperti konstruksi, domestik, hospitality, migas dan jenis pekerjaan pertambangan, serta pekerjaan pada semua sektor pada pemberi kerja yang berbadan hukum,” jelasnya.

“Jadi kita berharap pihak Kecamatan nantinya mensosialisasikan kepada masyarakat terkait 14 negara yang menerima PMI untuk bekerja diluar negeri,” lanjut dia.

Sugeng mengatakan, dengan adanya aturan dan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat walau kondisi sedang mewabahnya Covid-19, maka tinggal masyarakat itu sendiri yang menimbang apakah berminat atau tidaknya.

“Menaker telah mengeluarkan aturan boleh bekerja keluar negeri, jadi tinggal masyarakat lagi yang berminat atau tidaknya dengan kondisi saat ini. Kalau ada warga yang berminat silahkan, kita tidak bisa melarang, namun kita berharap untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Sugeng.

Hingga saat ini, jumlah PMI Kabupaten Lampung Barat yang bekerja keluar negeri dari tahun 2017-2020 sebanyak 125 orang, yang tersebar di empat negara yaitu Taiwan, Hongkong, Singapura dan Malaysia.

“Sementara tenaga kerja yang pulang dari luar negeri sebanyak 16 orang, satu orang diantaranya yang berasal dari Kecamatan Suoh telah bekerja kembali keluar negeri,” pungkasnya. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *