254 views

Dikabarkan Tersandung Kasus Narkoba, ASN Di Tuba Tak Ngantor

TULANGBAWANG – Sempat dikabarkan tertangkap kasus narkoba pada bulan Juli lalu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Kecamatan Banjaragung DM, diketahui tidak pernah ngantor.

CamatBanjar Agung, L Fandhi Ahmad Zia, saat dikonfirmasi mengatakan, DM sejak beberapa minggu yang lalu tidak berdinas atau masuk kantor.

“Memang DM sudah beberapa minggu tidak masuk kantor, sebelumnya istrinya pernah langsung telpon ke saya bahwa suaminya izin karena pergi ke Jogjakarta. Tidak ada surat izin tertulis,” kata L Fandhi, Rabu (12/08/2020).

Menurut L Fandhi, pihaknya rutin melaporkan mengenai absensi seluruh pegawai di Kecamatan Banjar Agung ke Inspektorat Kabupaten Tulangbawang.

“Ya absensinya kita laporkan ke Inspektorat Tulangbawang. Silahkan tanyakan ke Inspektorat, karena saya rutin setiap bulan melaporkan ke pihak inspektorat,” ujarnya.

Namun, alumni IPDN ini tidak mau menanggapi mengenai kabar yang beredar luas di masyarakat bahwa DM, ditangkap oleh polisi berkaitan dengan kasus narkoba dan dikabarkan sedang menjalani rehabilitasi di BNN.

“Saya tidak mau menanggapi kabar yang beredar di masyarakat, karena saya selaku camat tidak mendapatkan tembusan baik dari Polsek, Polres atau BNN bahwa ada staf saya yang ditangkap terkait kasus nankoba,” jelasnya.

Sebelumnya pada bulan Juli, beredar kabar di masyarakat unit II, Kecamatan Banjar Agung, bahwa ASN DM dan seorang pengusaha OK dikabarkan tersandung kasus narkoba. Dan sempat dibawa ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Kabar itu menyebar luas di wilayah Kampung Tunggalwarga, Warga Makmurjaya, Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung, dan sekitarnya, sempat mengejutkan dan mengagetkan masyarakat setempat.

Berdasarkan dari keterangan beberapa warga masyarakat, ASN dan bos Gas Elpiji itu,  ditangkap oleh anggota polisi, yang belum diketahui identitas dan dari satuan apa, satuan mana dan bertugas di mana.

“Kabar ASN DM dan salah satu bos Gas Elpiji OK tersandung kasus narkoba sudah menyebar Mas. Sudah ramai dan sudah viral di tengah masyarakat. Sudah banyak yang tahu dan sudah banyak yang dengar,” ujar salah satu warga Kampung Tunggalwarga, yang enggan disebutkan namanya.

Selain warga Kampung Tunggalwarga, yang mendengar kabar, salah satu warga Kampung Warga Makmurjaya juga sempat mendengar kabar adanya ASN dan bos Gas Elpiji Unit II yang tersandung kasus narkoba.

“Saya juga sempat denger kok. Ada banyak yang cerita soal ASN dan bos Gas Elpiji yang ditangkap gara – gara kasus narkoba. Awalnya saya gak percaya, tapi banyak yang bilang dan cerita kalau bos Gas Elpiji kasus narkoba,” terangnya.

Terpisah, bos Gas Elpiji Unit II, OK, saat dikonfirmasi membantah, bahwa dirinya tersandung kasus narkoba apalagi sedang menjalani rehabilitasi di BNNP Lampung, seperti yang dikabarkan oleh masyarakat.

Ia mengaku usai menjalani operasi, karena sakitnya di Bandar Lampung. Menurutnya, kepergiannya ke Bandar Lampung tidak ada kaitannya dengan kasus narkoba seperti yang dikabarkannya itu.

“Saya sekarang ada di rumah, di Unit II, saya kemarin menjalani operasi. Saya tidak ada tersandung narkoba. Itu tidak ada dan itu tidak benar,” kata OK, saat dihubungi via ponsel (12/08/2020) siang. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *