129 views

Bawa Narkoba Dan Larikan Mobil Dari Lamtim, Ibrahim Dibekuk Anggota Polres Tuba Di Unit II

TULANGBAWANG – Pengemudi yang menabrak sepeda motor dan mobil patroli Dinas Perhubungan Kabupaten Tulangbawang, di Jalintim tepatnya depan Pos Polisi unit II, ternyata diketahui membawa narkoba jenis sabu dan ekstasi.

KapolresTulangbawang, AKBP Andy Siswantoro, mengatakan, sebelumnya pelaku sempat menerobos dan menolak diberhentikan oleh anggota Satreskrim dan Satlantas Polres Tulangbawang di depan Mapolres Tulangbawang dan di depan Mapolsek Banjaragung.

Kapolres menjelaskan, pelaku akhirnya ditangkap oleh petugasnya pada Kamis (06/08/2020), sekira pukul 13.00 WIB, di perempatan Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, merupakan pelaku tindak pidana kepemilikan Narkotika Golongan I.

“Sebelumnya, Satreskrim Polres Tulangbawang mendapatkan informasi bahwa telah terjadi tindak pidana penggelapan berupa satu unit mobil Kijang Inova di wilayah hukum Polres Lampung Timur, Kamis (06/08/2020), sekira pukul 12.30 WIB,” terang Kapolres saat konferensi pers didampingi Kasatreskrim AKP Sandy Galih Putra, Kasat Narkoba AKP Boby Yulfia, Kasat Lantas Iptu Ipran dan Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin, di Mapolres Tulangbawang, Kamis (06/08/2020).

Pihak keluarga korban menginformasikan bahwa mobil minibus Kijang Inova warna silver, BE 2087 EA, dibawa oleh pelaku ke arah Kabupaten Tulangbawang.

Kapolres menambahkan, saat dilakukan penggeledahan pada kendaraan yang dikendarai oleh pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti (BB) berupa tiga butir pil extasi, plastik ukuran sedang yang berisi narkotika jenis sabu dan plastik kecil kosong yang disimpan oleh pelaku di dalam setir mobil.

“Pelaku bernama Edi alias Muhamad Ibrahim (28), berprofesi wiraswasta, warga Tiyuh/Kampung Candra Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat. Saat diamankan, di dalam terdapat dua orang yakni bersam istrinya. Nanti akan kita dalami apakah istrinya terlibat atau tidak,” ujar AKBP Andy.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Diancam dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp.8 miliar.

Sebelumnya, beredarnya video penangkapan pelaku tindak pidana di media sosial berupa facebook (FB) yang sempat ramai menjadi perbincangan warga. Atas viralnya vidio di medsos itu Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, langsung menggelar konferensi pers. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *