330 views

Youtubers Rangkul PKS-Nasdem

// Rycko – Eva Dipaksa Jajaki Koalisi //

Bandarlampung – Meski sudah mengantongi 16 kursi suara legislatif, aksi lobi-lobi parpol pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo (YouTubers) makin masif. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Nasdem dikabarkan segera merapat ke YouTubers.

Hal ini memaksa bakal calon walikota Eva Dwiana HN dan Rycko Menoza nampaknya harus segera membangun koalisi jika ingin maju dalam pilwakot Bandarlampung. Kendati kedua saat ini tengah gencar merayu parpol yang belum disentuh Youtubers.

Kepada Editor, bakal calon walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar mengaku terus menjalin komunikasi dengan semua partai politik. Termasuk PKS dan Nasdem. “Pokoknya semua kita komunikasikan. Kita kan terbuka dengan semua partai,” ujarnya, kemarin.

Karena menurutnya, membangun Kota Bandarlampung perlu adanya dukungan semua pihak. Termasuk dukungan partai politik. “Yang penting semua partai kita komunikasi, karena kita ingin membangun Bandarlmpung yang lebih baik,” ungkapnya.

Wakil walikota Bandarlampung ini menampik jika dirinya bersama pasangannya bakal memborong partai politik guna memuluskan langkahnya menduduki kursi BE 1 A. “Kami tidak borong partai, tapi saya bilang ini komunikasi dengan semua partai. Soalnya borong partai dengan komunikasi jelas artinya berbeda,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, Imer Darius berharap PKS dapat bergabung untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat mengusung Youtuber di Pilkada Kota Bandarlampung.

“Ya secara nasional kita membuka ruang berkoalisi dengan PKS di pilkada serentak ini. Termasuk di Bandarlampung. Kita berharap PKS bisa bergabung dengan Demokrat dan mendukung Youtubers,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPP PKS Wilda Sumbagsel Gufron Azis Fuadi mengatakan, sampai saat ini partainya belum menentukan arah dukungan untuk Pilkada Kota Bandarlampung.

Mantan Ketua DPW PKS Lampung ini mengakui dinamika politik di Kota Bandarlampung yang sangat tinggi menjadi penyebab belum selesainya pembahasan rekomendasi.

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah berapa kali bolak balik menarik usulan nama calon walikota dan wakil walikota Bandarlampung untuk diusulkan ke DPP. Karena ada yang perlu dibahas lagi di tingkat DPW dan Korwil.

“Tapi insya allah ini sudah selesai. Baru seminggu lalu, saya selaku Korwil Sumbagsel sudah menerima usulan dari DPW. Tapi belum saya serahkan ke Desk Pilkada di DPP,” ungkapnya.

Disinggung apakah PKS bakal mendukung pasangan Yusuf Kohar – Tulus Purnomo (Yutuber) di Pilkada Bandarlampung, Gufron tak menjawab eksplisit. “Belum kita putuskan. Ini baru usulan untuk disampaikan ke DPP,” tukasnya.

Disisi lain, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 3 (Sumsel, Jambi, Babel, Lampung) DPP Partai Nasdem, Fauzi H Amro menegaskan, partainya sampai saat ini masih mendukung pasangan Eva Dwiana untuk pilkada Kota Bandarlampung. “Dan insya allah ini tidak akan berubah,” kata dia.

Sementara Nasdem sendiri sampai saat ini masih belum mengeluarkan rekomendasi untuk Paslon di pilwakot Bandarlampung. Sumber editor mengutarakan bahwa Nasdem diminta bergabung dengan Youtuber agar komitmen di Lampung Timur berjalan lancar. Diketahui saat ini, pada Pilkada Lampung Timur, Nasdem bakal berkoalasi dengan Demokrat.

Sebelumnya, Bakal calon  walikota Bandarlampung Rycko Menoza dan Eva Dwiana  mesti bergegas memenuhi  syarat minimal dukungan parpol untuk bisa mendaftar di KPU. Pasalnya, sampai H-40 pendaftaran pasangan calon jalur parpol dukungan  untuk kedua kandidat itu belum mencukupi syarat minimal 20 %  atau setara dengan  10 kursi di DPRD Bandarlampung.

Sementara itu, lawan politiknya pasangan Yusuf Kohar- Tulus Purnomo (Youtuber) yang sudah mendapatkan dukungan 4 parpol, Demokrat 5 kursi, PAN 6 kursi, PKB 3 kursi, dan Perindo 2 kursi masih gencar melobi partai lain.

Rycko Menoza, sampai saat ini baru mendapat dukungan dari Partai Golkar yang memiliki 6 kursi dan PPP dengan 1 kuris di dewan. Artinya, Ketua MPW PP Lampung ini masih kurang tiga kursi lagi untuk melenggang di Pilkada Bandarlampung.

Sementara, Eva Dwiana baru mendapat dukungan dari Partai Nasdem yang memiliki 5 kursi. Artinya, istri Walikota Herman HN ini masih butuh 5 kuris lagi untuk melenggang di Pilkada Bandarlampung.

Kendati demikian, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Pariwisata ini tetap optimis bakal mendapat perahu untuk maju pilwakot. Bahkan, dirinya juga optimis bakal mendapat rekomendasi partai banteng moncong putih.

“Doakan ya, semoga saja habis lebaran (Idul Adha) rekomendasinya turun ke bunda (Bandarlampung),” ungkap Eva, belum lama ini. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *