241 views

Way Kanan rencanakan Proses belajar mengajar metodeTatap muka Agustus mendatang

WAY KANAN-Masuknya Kabupaten Way Kanan dalam Zona Hijau pandemi Covid -19 ,Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menangah Atas (SMA) di Way Kanan tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan proses belajar mengajar dengan metode tatap muka.

akan melaksanakan kegiatan belar mengajar dengan tatap muka di masa pandemi Covid-19 pada 10 Agustus 2020.

Hal tersebut dikatakan Subuh Kurniawan Ketua MKKS SMK Kabupaten Way kanansaat Pertemuan dengan Wakil Bupati Way kanan, terkait masuknya tahun ajaran baru 2020-2021,Selasa (14/07/20).

“Kegiatan belajar mengajar sudah mulai berjalan sejak senin 13/07 kemaren namun masih memakai metode daring,Sementara untuk metode tatap muka dengan mengedepankan protokol kesehatan kita usulkan kepada Pemda tanggal 10 Agustus 2020 mendatang.” Kata Subuh Kurniawan.

Meski dikatakan bahwa kewenangan SMK dan SMK diatur oleh propinsi , namun kewenangan mengatur metode pembelajaran tatap muka diserahkan kepada Kabupaten karna harus diselaraskan dengan sekolah SMP dan SD yang merupakan kewenangan Kabupaten.

Dipilihnya tanggal 10 Agustus diatas menurut Subuh tentunya tergantung evaluasi sehabis lebaran Idul Adha yang jatuh pada akhir bulan Juli 2020 ini, mengingat pada Idul Adha akan ada lonjakan warga dari perantau luar Way kanan yang mudik.

” Jika evaluasi pemda sehabis mudik Lebaran Idul Adha tidak ada lonjakan warga teridentifikasi Covid-19, maka proses belajar mengajar metode tatap muka bisa diterapkan.” terang Subuh.

Metode tatap muka sendiri direncanakan akan berlangsung 10 Jam pelajaran untuk satu rombongan belajar dibagi menjadi 2 shiff, dengan jumlah maksimal murid tiap shiff berjumlah 20 siswa.

Ditambahkannya setiap Shiff terdiri atas 5 Jam pelajaran dengan durasi perjam pelajaran 30 menit waktu normal atau setiap Shiff terdiri dari 2.5 jam normal, sehingga dalam setiap pertemuan tatap muka diperkirakan akan berlangsung 2,5 jam, maksimal 3 jam Normal.

“Untuk teknis pelaksanaan atau Dummy menyesuaikan kreatifitas masing-masing sekolah tergantung jumlah murid dimasing-masing tempat.’ terang Subuh.

Selain itu sekolah wajib menyedialan Hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

Wakil Bupati Edward Anthony berharap apa yang menjadi rencana ini kedepan dapat terlaksana dan Way kanan menjadi Kabupaten yang bebas Covid-19.

“Harapannya ke depan pendidikan way kanan dapat berjalan normal kembali.” harap Wakil Bupati Way kanan. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *