144 views

Pengiat seni Mesuji,akibat Covid tinggal harga diri yang tidak dijual

Mesuji-Dampak pendemi corona yang hingga kini belum juga usai hingga kini berakibat pada melumpuhnya pendapatan perekonomian masyarakat disemua sektor secara luas.

Salah satunya yang juga merasakan dampak virus asal wuhan china tersebut adalah komunitas seni kabupaten mesuji.

Seperti yang diungkapkan Hadisutoro salah satu perwakilan kumunitas seni dan budaya kabupaten mesuji,saat rapat persipan pengkajian penerapan new normal kabupaten mesuji di aula rapat sekertaris daerah  pemkab mesuji, ji,menurutnya semua kegiatan seni dan intertiner di mesuji maret tidak dapat melakukan kegiatan.

“akibat covid ini semu kegiatan kami terhenti, kami terancam bangkrut, tinggal harga diri saja yang tidak terjual, kalau Hape sudah kami jual pak, dan kami yang sangat merasakan dampak luar biasa ini tidak juga mendapatkan bantuan, “tegas Sutoro dengan nada sedih.

Untuk itu lanjut Sutoro, pihaknya berharap Polres Mesuji dan gugus Tugas dapat mengambil kebijakan agar kegiatan kesenian di kabupaten mesuji dapat dilakukan, “kami siap mematuhi protokol kesehatan pak jika kami di ijinkan kembali beraktifitas, “pintanya.

Menangapi hal ini Wakil Kapolres(Wakapolres) Kabupaten Mesuji Komisaris Polisi(Kompol) M. Jhoni mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian belum mendapatkan arahan untuk diperbolehkan menerbikan izin keramaian, hanya saja jika persepsi tampa hiburan sudah diperkenankan.

“bukan tudak mau kami menerbitkan izin keramaian, tapi hingga saat ini pihak kepolisian memang belum diperbolehkan untuk menerbikan izin keramaian, “tegasnya.

Terkait tidak diberiknya bantuan dampak covid, wakapolres mesuji meminta komunitas seni mesuji melakukan pendataan untuk diberkan bantuan.

“data semua orang seni mesuji, kami punya beras, sembako dan nanti kami bagikan, “tegasnya. (a3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *