242 views

PDIP Copot Yanuar dari Ketua Komisi V ?

Bandarlampung – PDI Perjuangan Lampung dikabarkan mencopot Yanuar Irawan dari jabatannya sebagai Sekretaris Fraksi dan Ketua Komisi V DPRD Lampung. Hal itu berdasarkan hasil rapat evaluasi DPD PDI Perjuangan Lampung bersama Fraksi PDI Perjuangan akhir pekan kemarin.

Wakil Sekretaris Internal DPD PDI Perjuangan Lampung, Sahlan Syukur tak menampik informasi tersebut. Namun untuk detailnya dirinya tak mengetahui secara persis. Karena, dirinya mengaku tak mengikuti rapat secara langsung.

“Untuk saat ini kita belum tahu, itu kan masih dalam proses. Masih baru hasil rapat. Untuk jelasnya belum tahu persis. Karena saya nggak ikutin secara langsung. Yang didalam mengikuti awal sampai akhir itu ada Pak Endro Yahman dan Pak Watoni, coba tanya ke mereka. Saya dengarnya begitu. Tapi detailnya sepeti apa ndak tahu saya,” ujarnya, Senin (6/7).

Kendati demikian, Sekretaris Komisi II DPRD Lampung ini menilai, pergantian posisi jabatan merupakan hal biasa dalam kepartaian. “Mungkin ada kelebihan dan kelemahan yang dilihat satu tahun ini. Ada kelemahan di komisi lain yang membutuhkan kepiawaian beliau (Yanuar, red). Jadi perlu didistribusikan ke komisi yang membutuhkan kepiawaian beliau. Ini biasa dalam partai dan untuk kepentingan partai seperti apa, kalau itu memang benar,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Organisasi, Watoni Noerdin mengatakan, dirinya mengaku tidak mengetahui persis informasi tersebut. Karena, dirinya mengaku terlambat dalam rapat tersebut dikarenakan ada keperluan lain.

Namun, anggota Komisi I DPRD Lampung ini tak menampik ada pembahasan pergantian posisi tersebut. “Coba kamu tanya ke Mbak April selaku ketua Fraksi. Setahu saya sih ada pembahasan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung, Apriliati mengaku mengatakan dirinya malah belum mengetahui hasil rapat lantaran belum menerima surat resminya.

“Saya sebagai Ketua Fraksi belum menerima suratnya. Coba tanyakan saja ke DPD,” kata dia.

Disisi lain, Ketua Komisi V, Yanuar mengaku belum tahu secara persis mengenai pergeseran tersebut. Karena, sampai saat ini dirinya belum menerima surat pemberitahuan soal pergeseran tersebut.

“Saya tidak mengikuti rapat secara penuh. Karena saya ada agenda lain. Tapi saya sudah minta izin kepada ketua, sekretaris dan temen – temen lainnya kalau saya datang terlambat,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pergantian ini dilakukan untuk penyegaran dalam Komisi dan Fraksi PDIP. Namun, pergantian masih harus harus melewati rapat paripurna.

“Saya gak ada masalah, bagi saya jabatan ini hanya titipan dan amanah. Ketika mau diambil ya gak ada masalah,” kata dia.

Menurutnya, hal ini adalah hal yang biasa dalam dunia politik. Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya katanya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *