120 views

Mesuji masih gamang terapkan new Nomal

 

Mesuji-Meski kabupaten Mesuji salah satu Kabupaten di provinsi lampung yang dijadikan pilot projeck penerapan tatanam kehidupan baru(New Normal),tapi sepertinya satuan Gugus Tugas Kabupaten Mesuji sendiri belum bersepakat dengan penerapan new normal di Bumi ragab begawe caram tersebut.

Ini terungkap dalam pemaparan kajian kesiapan Kabupaten Mesuji penerapan New Normal yang dilaksanakan di ruang rapat sekeretaris daerah kabupaten setempat.

Dalam pemaparan tersebut sempat terjadi adu argument antara staf ahli Bupati Budiman Nainggolan yang meminta pihak dinas kesehatan Mesuji  benar-benar melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan terhadap warga untuk mencegah penyebaran.

“lakukan dulu pendataan yang benar, dan silahkan lakukan pengecekan kesehatan terhadap warga secara intensif, jagan tunggu jatuh korban, “terang Budiman.

Usulan Staf ahli Bupati ini langsung di Respons aktif oleh Kepala Dinas Kesehatan Mesuji Yanuar Fitrian,  dikatakanya pihaknya tidak mungkin melakukan repid test kepada semua warga mesuji,”tidak mungkin kita lakukan massal kepada semua warga selain biayanya mahal, sumberdaya manusia kita juga terbatas,selain itu dimesuji sendiri belum ada kasus Covid-19 maka tidak kami lakukan tracking, “ucapnya.

Untungnya diskusi panjang tersebut tidak berlangsung lama karena di tengahi oleh asisten I kabupaten Mesuji Indrakusuma Wijaya yang menjadi moderator acara tersebut, “sudah dulu ya pak kadis dan pak staf ahli nanti silahkan diskusikan berdua di lain tempat, “pintanya.

Kegiatan  pemaparan kajian kesiapan Kabupaten Mesuji penerapan New Normal sendiri dihadiri Oleh Bupati Mesuji Saply th, Sekertaris Daerah Kabupaten Mesuji Syamsudin, Wakapolres Mesuji Komisaris Polisi(Kompol) M. Jhoni, Komandan Distrik Militer(Dandim) 0426/Tulang Bawang, Kolonel(inf) Kohir, Kepala Kejaksaan Menggala, Ketua DPRD Mesuji, Kepala OPD dilingkup pemkab Mesuji serta camat dan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Mesuji. (a3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *