95 views

Kanwil Kumham Lampung Gelar Disemimasi HAM di Lapas Gunung Sugih

Editoronline.co.id,Lampung Tengah – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Danan Purnomo, membuka kegiatan Diseminasi HAM yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung yang bekerjasama dengan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih di Aula Lapas setempat, Rabu (8/7/2020).

Acara tersebut dihadiri Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Dr. Jhono Supriyanto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Danan Purnomo, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Lampung, Fatmawati, Bupati Lampung Tengah yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kusuma Riyadi, Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi di sekitar wilayah kerja Lampung, jajaran Forkopimda Lampung Tengah serta seluruh peserta diseminasi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung,Danan Purnomo menyampaikan agar seluruh Pegawai baik di Kantor Wilayah maupun pada Unit Pelaksana Teknis dalam memberikan pelayanan publik harus berbasis HAM.

“Pelayanan publik berbasis HAM adalah rangkaian kegiatan yang sesuai dengan Permenkumham RI No. 27 Th. 2018 tentang Pelayanan Publik Berbasis HAM, dan kita harus mendukung itu,” tegas beliau.  Dalam kesempatannya, beliau sekaligus membuka acara Diseminasi HAM tersebut.

Kegiatan diseminasi ini menghadirkan narasumber, yaitu Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Dr. Jhono Supriyanto. Dalam paparannya, Jhono Supriyanto menyampaikan agar semua Unit Pelaksana Teknis menerapkan semua kriteria yang ditetapkan oleh Permenkumham RI No. 27 Th. 2018 dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, dan mampu memperoleh penghargaaan Pelayanan Publik Berbasis HAM dari Menteri Hukum dan HAM RI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung mengapresiasi kebersihan dan layanan-layanan berbasis HAM yang sudah ada dan berjalan di Lapas Kelas IIB Gunung Sugih.

Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Dr. Jhono Supriyanto, beliau memonitoring langsung ke lapangan terkait pelayanan berbasis HAM di Lapas Gunung Sugih, yaitu diantaranya Blok Khusus Lansia dan Disabilitas.

“Semoga Lapas Kelas IIB Gunung Sugih menjadi percontohan untuk Unit Pelaksana Tehknis yang lain terkait pelayanan-pelayanan berbasis HAM,” ujar Dr. Jhono Supriyanto. (san) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *