64 views

Admin Medsos Panti Asuhan di Bandar Lampung Ikuti Pelatihan Digital Marketing

Bandarlampung – Dalam rangka peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dilingkungan Panti Asuhan yang tergabung dalam Forum Daerah LKS-LKSA Kota Bandar Lampung, sepuluh perwakilan Panti Asuhan mengikuti sesi perdana Pelatihan Digital Marketing di Kantor ACT Lampung Jl. Jendral Sudirman No. 73E Pahoman Bandar Lampung.

Perwakilan Panti Asuhan yang mengikuti pelatihan merupakan admin sosial media yang selama ini menyebarkan konten kegiatan anak asuh melalui kanal sosial media. Sesi perdana menghadirkan pemateri alumni IIBF Digital Marketing (IDM) Class Hermawan Wahyu Saputra. Pria yang akrab dipanggil Hermawan ini sejak November 2017 menahkodai divisi Marketing Communication (Marcomm) Lembaga Kemanusiaan di Lampung yang telah berkiprah didunia kemanusiaan baik Lokal, Nasional maupun Internasional.

Usai sesi pelatihan Hermawan menjelaskan bahwa materi perdana yang diberikan merupakan fundamental dalam menjalankan kegiatan Digital Marketing. Dimana Digital Marketing mempunyai peran dalam meningkatkan Brand Awareness dan Penjualan Produk barang dan jasa. Untuk konteks Lembaga seperti LKS-LKSA, Digital Marketing sangat berperan dalam kegiatan mengajak masyarakat peduli terhadap anak asuh.

“Kegiatan hari ini lebih kearah menanamkan mindset sebagai pelaku Digital Marketing, ibarat sebuah bangunan hari ini membuat pondasinya dulu sehingga untuk selanjutnya akan kokoh menghadapi perubahan didunia Internet,” jelasnya.

Wakil Ketua LKS-LKSA Kota Bandar Lampung Kholil mengatakan kegiatan yang diinisiasi Forda dan ACT Lampung tersebut bertujuan memberikan penguatan dan pemahaman admin sosial media masing-masing Panti Asuhan supaya dapat mengikuti perubahan yang sangat cepat didunia Digital Marketing.

Harapanya kedepan Panti di Kota Bandar Lampung dapat dikenal oleh masyarakat luas baik di Provinsi Lampung maupun Nasional. Hal ini karena Internet menjadi media yang memungkinkan dapat dikenal secara cepat dan terjangkau.

Indriyani dari LKSA Darul Alya Bandar Lampung merasa sangat luar biasa mendapatkan ilmu baru, meskipun masih mempelajari dasar Digital Marketing untuk sesi perdana. Selepas pelatihan juga masih akan didampingi melalui media WhatsApp Group dan sesi pertemuan berikutnya.

Untuk saat ini kebutuhan Panti adalah laptop yang mempunyai spesifikasi mumpuni, Camera DSLR, Handphone Android dan ilmu digital marketing. Untuk peralatan podcast juga sangat dibutuhkan terlebih sedang trend berdakwah menggunakan media podcast.

“Kesanya luar biasa hari ini mendapatkan pemahaman baru dalam dunia digital marketing, harapanya bisa diaplikasikan untuk kemajuan Panti Asuhan,” tutupnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *