906 views

Mantep Berpasangan, Juprius – Rina : Ini Kehendak Masyarakat dan Kompromi Politik

Bandarlampung – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Waykanan Juprius – Rina Marlina mengungkapkan, kemunculan pasangan ini merupakan kehendak masyarakat serta hasil kompromi politik dengan sejumlah partai politik. Hal tersebut diungkapkan keduanya usai mengikuti fit and proper tes di Kantor DPW PKB Lampung, Rabu (10/6).

“Jadi perlu kami jelaskan disini, munculnya pasangan Juprius – Rina Marlina ini adalah keinginan masyarakat serta hasil kompromi politik dari sejumlah partai politik. Ini adalah saran dari partai politik juga, bukan keinginan kami, dari saya, Pak Juprius atau Pak Hasbi juga,” jelas Rina Marlina.

Untuk itu, lanjut Umi Rina – sapaan akrabnya -, PKB dapat mendukung pasangan Juprius – Rina Marlina pada pilkada Waykanan 9 Desember 2020 mendatang. Dan guna mewujudkan koalisi berjaya di pilkada Waykanan.

“Harapannya koalisi berjaya dari provinsi bisa sampai di kabupaten. Dan saya adalah kader PKB dan Pak Jupriua kader Golkar. Insya allah kami optimis Partai Golkar dan PKB berkoalisi dari provinsi sampai kabupaten,” tukasnya.

Istri mantan Bupati Waykanan Bustami Zainudin ini juga menegaskan, pihaknya juga tetap menjalin komunikasi baik dengan pasangan sebelumnya masing-masing. “Jadi jika ada riak-riak di luar sana yang menyebutkan ada perseteruan, itu tidak benar. Kami tetap menjalin komunikasi baik, baik dengan Pak Juanda dan Pak Hasbi kami komunikasi baik,” tukasnya.

Senada juga disampaikan pasangannya, Juprius. Ketua AEKI Lampung ini menambahkan, langkah politik merupakan masukan dari masyarakat ketika dirinya tirun ke lapangan. “Jadi saya ini sudah turun hampir di semua titik di kabupaten Waykanan. Dan pada saat turun itu, masyarakat menyampaikan kenapa Jujur dan Rina – Hasbi ini tidak bersatu. Jadi ini adalah keinginan masyarakat Waykanan untuk menuju perubahan yang lebih baik,” ungkapnya.

Disinggung pembagian nomor satu dan dua, kedua kompak menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada partai politik pengusung.

“Jadi kita serahkan semuanya ke partai politik. Baik nomor satu atau nomor dua, yang penting untuk kepentingan masyarakat Waykanan yang lebih baik,” harapnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah menyiapkan segala hal untuk melawan petahana. Termasuk cost politik. “Kita sudah siapkan semunya. Pokoknya kita siap adu kambing,” pungkasnya. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *