36 views

Kejahatan Seksual Anak di Lamteng Tinggi, LPA:Beri Hukuman Maksimal Untuk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Editoronline.co.id, Lampung Tengah–Lemnaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) meminta aparat penegak hukum setempat bisa memberikan pasal berlapis kepada pelaku pencabulan anak dibawah umur terutama bagi pelaku yang memiliki hubungan keluarga kepada korban.

Ketua LPA Lamteng Eko Yuono mengatakan, untuk para pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur agar dikenakan pasal berlapis agar hukumannya bisa maksimal,”20 tahun penjara, dan tambahan hukuman kebiri sebagai efek jera,”ujar Eko Kamis 18 Juni 2020.

Lanjut Eko, aksi kekerasan sexual terhadap anak di Lamteng cukup tinggi, sampai dengan hari ini tercatat ada 43 korban kejahatan sexual yang 95 perssn dilakukan oleh orang terdekat.”Pelakunya antara lain ayah tiri 5 orang, ayah kandung 2 orang, dan paman kandung 3 orang, lainnya yakni pacar, tetangga , dan teman di medsos,”cetusnya.

Untuk memutus dan mencegah kejadian serupa terulang kembali, kata Eko peran aktif Pemkab dan Dinas terkait perlu ditingkatkan.

“Selain hukuman yang maksimal, peran Pemkab dan Dinas terkati juga harus benar-benar maksimal, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,”paparnya

Menurut Eko, kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang terdekat baru-baru ini terjadi di Kecanatan Bangun Rejo. Pelaku Slamet (46) mencabuli Bunga (15) anak tirinya sendiri sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sampai duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).”Pelaku mencabuli bunga dari kelas 6 SD sampai kelas 2 SMP. Kejadian sejak tahun 2017 sampai 2020,”jelasnya.

Tersangka saat ini diamankan anggota kepolisian setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.”Pelaku saat ini sudah diamankan anggota Polsek Bangun Rejo,”pungkasnya. (san) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *