438 views

Golkar – Demokrat Kompak

Bandarlampung – Konstetasi pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang tampaknya jadi ajang rekonsiliasi antara Gubernur Lampung periode 2014 – 2019, M. Ridho Ficardo dengan Gubernur Lampung saat ini Arinal Djunaidi.

Hal itu terlihat dari partai politik (parpol) yang dipimpinnya saat ini, Partai Demokrat dan Partai Golkar bakal berkoalisi di sejumlah daerah dari 8 pilkada di Provinsi Lampung.

Seperti pilkada Waykanan dan Pesawaran. Kedua parpol mengusung petahana, Dendi Ramadhona – Kol. (Purn.) S. Marzuki di Pesawaran dan Raden Adipati – Edward Anthony di Waykanan.

Teranyar, dua daerah pilkada lainnya juga bakal berkoalisi mengusung kandidat yang sama. Yakni di Lampung Tengah (Lamteng) mengusung pasangan Musa Ahmad – Ardito Wijaya dan di Lampung Timur (Lamtim) mengusung pasangan Dawam Rahardjo – Azwar Hadi.

Sumber Koran Editor di Partai Demokrat membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, partainya untuk pilkada Lamteng akhirnya menjatuhkan pilihannya untuk pasangan Musa – Ardito. Sementara untuk di Lamtim, partainya mendukung Dawam – Azwar. “Iya, kita di Lamteng bakal mendukung Musa – Ardito. Lamtim kita dukung Dawam – Azwar ,” ujarnya, kemarin.

Dengan demikian, masih kata dia, partainya bakal berkoalisi dengan Partai Golkar di daerah tersebut pada pilkada serentak Desember mendatang.

Diharapkannya, dengan berkoalisinya Partai Demokrat dan Partai Golkar menjadi jalinan hubungan baik pasca Pilgub 2018 lalu. “Karena kita tahu, pilgub kemarin kan berseberangan. Semoga dengan adanya koalisi ini menjadi hubungan baik demi membangun Provinsi Lampung lebih baik lagi dan mencipatkaan pilkada yang damai,” tukasnya.

Terpisah, Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung, Toni Mahasan membantah jika partainya sudah mengeluarkan rekomendasi kepada kedua pasangan tersebut.

Menurutnya, rekomendasi Partai Demokrat untuk di dua daerah pilkada tersebut masih dalam proses di DPP. “Semuanya masih dalam proses,” kata dia.

Kendati demikian, dirinya tak menampik jika bakal calon bupati Lamtim Dawam Rahardjo berkomunikasi intens dengan Partai Demokrat. Terlebih semenjak ditunjuknya Yandri Nasir sebagai Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Lamtim oleh DPP.

“Ya kalau beliau sangat intens komunikasi kita dengan kita. Pak Yusran juga intens. Semua masih berpeluang. Dan itu kewenangan DPP,” ungkapnya.

Sementara untuk di Lamteng, diakuinya belum ada informasi adanya rekomendasi tersebut. Menurutnya semua masih berpeluang. “Pak Loekman daftar, Musa dan Ardito daftar, Nessy juga daftar. Dan kita belum ada arah calon mana yang akan kita dukung,” tandasnya.

Diketahui, sampai saat ini pasangan Musa – Ardito dikabarkan telah mengantongi dukungan dari Golkar dan PAN untuk maju pilkada Lamteng. Sementara, pasangan Dawam – Azwar dikabarkan didukung Golkar dan PKB untuk maju pilkada Lamtim. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *