167 views

Eva & Yusuf Berharap Rekom PKB

// Rycko Tunggu Jadwal Ulang DPP //

Bandarlampung – Dua bakal calon walikota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN dan Yusuf Kohar menghadiri giat fit and proper test (FPT) yang dilakukan oleh tim desk pilkada DPP PKB secara virtual di Kantor DPW PKB Lampung, Senin (15/6). Keduanya juga berharap, PKB dapat mendukung dalam pilwakot 9 Desember 2020 mendatang.

Usai ikuti FPT, Bunda Eva – sapaan akrab Eva Dwiana – berharap PKB dapat mendukungnya di pilwakot Bandarlampung. “Alhamdulillah kita sudah ikuti fit and proper tes di PKB dan mereka juga menanyakan program. Karena Bunda jan melanjutkan, dan mereka sangat paham. Mudah-mudahan DPP PKB bisa memberikan amanah kepasa kita,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga optimis bakal ada partai politik lainnya yang bakal mendukungnya. Selain Partai Nasdem dan Golkar.

“Kita lihat saja nanti. Termasuk PDIP, insya allah. Bunda kan kader. Jadi Bunda yakin,” tukasnya.

Diketahui, untuk saat ini Bunda Eva telah mengantongi rekomendasi dari Partai Nasdem dengan 5 kursi. Selain itu, dirinya juga mendapat dukungan dari Partai Gerindra dengan 7 kursi.

Selanjutnya, pekan kemarin, Bunda Eva beserta pasangannya Dedi Amrullah juga telah dipanggil oleh DPP PDI Perjuangan, terkait konsolidasi organisasi dan komitmen calon kepala daerah.

Senada juga disampaikan, Yusuf Kohar, Dirinya berharap PKB dapat mendukungnya maju pada pilwakot Desember 2020 mendatang. Bahkan, wakil walikota Bandarlampung ini berharap Partai Demokrat dengan PKB dapat menjalin koalisi untuk mewujudkan programnya Bandarlampung Bersih.

“Saya harap PKB dapat berkoalisi dengan kita. Karena kita kan sudah mendapat dukungan dari Demokrat. Jadi kita akan coba bangun koalisi Demokrat dengan PKB,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat ini berkomitmen akan memperdayakan PKB dalam tim suksesnya untuk bertarung dalam pilwakot mendatang. Hal itu jika PKB dapat memberikan dukungan kepada dirinya.

“Ini yang harus kita lakukan. Kalau ada parpol yang dukung kita, kita akan masukan dalam timses kita. Kita nggak mau hanya numpang maju atau numpang perahu saja. Kita harus betul-betul bersatu, satu pandangan, satu pikiran dengan PKB,” bebernya.

Selain dengan PKB, Yusuf Kohar juga optimis bakal ada partai politik lainnya yang balal mendukungnya. Termasuk, sas sus, PKS telah merapat ke dirinya.

“Partai mana saja? Itu rahasia kita,” ucapnya. “Insya allah saja (PKS),” tambahnya.

Terkati wakil, dirinya mengaku sudah mengantongi nama wakil. Namun, dirinya enggan menyampaikan siapa wakil tersebut. “Yang jelas dia sejalan dengan saya. Bisa saling bantu membantu. Jangan sampai wakil itu tidak diberdayakan. Karena itu sudah diatur dalam aturan yang ada. Jika wakil harus diberdayakan,” tukasnya.

Diketahui, untuk saat ini Yusuf Kohar sudah mengantongi surat tugas dari Partai Demokrat dengan 5 kursi legislatif. Artinya, Yusuf Kohar perlu tambahan 5 kursi lagi untuk cukup mendaftar di KPU.

Disis lain, Calon Walikota Bandarlampung, Rycko Mendoza SZP urung mengikuti Fit and Proper Test (FPT) di PKB Lampung, lantaran Politisi Partai Golkar ini tidak hadir sampai sesi akhir FPT oleh DPP PKB ditutup.

Ketua Desk Pilkada DPW PKB Lampung, Hidir Ibrahim mengatakan, Rycko tidak memenuhi undangan pihaknya sampai sesi akhir FPT. Untuk itu, pihaknya akan menjadwalkan ulang.

“Ya, kita akan jadwalkan ulang,” kata Ketua PW GP Ansor Lampung itu.

Kendati demikian Hidir belum dapat memastikan kapan waktu pelaksanaan FPT terhadap dua calon kepala daerah tersebut. Sebab, kata dia, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari DPP.

“Terkait waktu, kita nunggu kesiapan DPP. Karena yang FPT ini bukan Lampung saja, tapi se Indonesia,” tukasnya. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *