956 views

Beredar Undangan DPP PDIP untuk Dendi, Ini Kata DPD PDIP Lampung

Bandarlampung – Beredar kabar Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, S.Sos, MSi dipanggil DPP PDIP terkait pencalonannya kembali menjadi kepala daerah ke Kantor DPP PDIP di Jakarta Pusat, Rabu ini (10/6), pukul 16.00-18.00 WIB.

Dendi dipanggil bersama Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Kehormatan Kol. TNI (Purn) S. Marzuki, S.Sos, MSi lewat surat No.1413/IN/DPP/VI/2020 yang ditandatangani Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam surat tersebut, maksud pemanggilan, selain konsolidasi organisasi persiapan Pilkada Serentak 2020, DPP PDIP juga ingin mendengar langsung komitmen Dendi.

Dikonfirmasi hal tersebut, Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Komunikasi Politik, Yanuar Irawan mengaku secara resmi DPD PDIP Lampung belum menerima informasi tersebut. Namun, Ketua Komisi V DPRD Lampung ini mengamini informasi yang sudah beredar di publik.

“Secara pasti belum ada informasi ya. Dan hari ini mestinya rapat DPD tapi ditunda besok jam dua. Alasan tidak disampaikan oleh sekretariat. Tapi yang jelas ketua nggak bisa. Yang jelas informasi pasti belum ada. Tapi informasi yang beredar luas emang iya ada pemanggilan,” ujarnya, Rabu (10/6).

Disinggung apakah pemanggilan Dendi dan Marzuki oleh DPP ada arah untuk berpasangan, Yanuar menyampaikan, Marzuki dipanggil sebagai tim penjaringan DPD PDIP Lampung, bukan sebagai calon.

“Pak marzuki dia bagian dari tim penjaringan. Kan mereka tim, ada Pak Sutono, ada Pak Marzuki, ada Pak Hermanus. Biasanya disalah satu tim ada yang mendampingi. Jadi bukan berpasangan. Soal nanti kejadian kayak Pak Sutono pas jaman pilgub, bisa saja. Tapi sejauh ini Pak Marzuki hanya mendampingi. Bukan sebagai calon. Karena dia tidak ikut mendaftar,” paparnya.

Kendati demikian, Yanuar menyampaikan, DPP meminta Dendi untuk berpasangan dengan Marzuki. Karena itu adalah ranahnya DPP. “Tapi iya bisa saja Pak Marzuki jadi wakilnya Dendi. Itu wewenang DPP. Nanti pasti juga ditanya sama DPP ke dendi. Gimana dengan wakilnya sekarang. Itu ranahnya DPP,” tukasnya.

Sementara itu, Dendi belum bisa dikonfirmasi terkait beredarnya pemanggilan dirinya oleh DPP PDIP. Dihubungi via telpon belum direspon meskipun nomornya dalam keadaan aktif. Dikonfirmasi via pesan WhatsApp juga belum direspon. (Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *