165 views

Adipati Focus Tangani Covid-19

‘Bangun Jalan Saya Bisa, Tapi Bangunkan Orang  Mati Saya tidak bisa”

Waykanan – Pemerintah Kabupaten Waykanan memastikan masyarakat  penerima bantuan yang terdampak virus corona (Covid-19) tepat sasaran. Untuk itu pihak pemda melalui santuan kerja mengevaluasi data yang telah mnerima maupun belum untuk dilakukan pendataan.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Waykanan Raden Adipati Surya saat menerima audiensi jajaran Tim Redaksi Koran Editor di ruang kerjanya, kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Pemimpin Perusahaan Koran Editor Samsul Hadi didampingi Pemimpin Redaksi Daud Simanjuntak, Redaktur Sandi Dwi Cahyo, dan Biro Waykanan M. Fikri.

Menurut Adipati, penanganan pandemi Covid-19  serta dampaknya menjadi focus utama yang harus segera dibereskan.  “Makanya sekarang ini banyak anggaran yang kita alihkan untuk penanganan Covid. Karena kita ini memikirkan masyarakat akibat pandemi ini,” ujarnya.

Dasyatnya penyebaran virus covid -19 ini,lanjut Adipati, tidak bisa dianggap remeh. Bahkan dirinya siap merubah proyeksi struktur APBD Way Kanan 2020 difokuskan pada penanganan bagi yang terdampak.

“Saya ingin betul virus corona itu hilang betul, bangun jalan saya bisa, tapi bangunkan orang  mati saya tidak bisa. Kalau bangun jalan bisa ditunda tahun depan,yang penting rakyat saya sehat,”tegasnya.

Untuk itu, dirinya akan melakukan evaluasi data warga yang menerima bantuan Covid-19. Mulai dari data penerima PKH, BLT, dan penerima bantuan lainnya. “Jangan sampai ada yang tumpang tindih. Kita ingin benatuan ini tepat sasaran, dan mereka dapat merasakan bantuan dari pemerintah in, baik dari pusat, provinsi dan kabupaten” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk melawan pandemi ini dengan mendukung program Presiden Jokowi dan mematuhi protokol kesehatan. “Seperti memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan keluar rumah sangat penting saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengajak media untuk dapat memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat terkait melawan corona ini.

“Yang paling penting saat ini saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama karna hal ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemerintah Daerah saja, dan tidak bisa di selesaikan sendiri oleh TNI, POLRI saja termasuk kawan-kawan wartawan agar dapat membantu menyampai kan kepada masyarakat agar sadar akan bahayanya virus corona,” ujar Adipati.

“Untuk menanggapi virus corona ini, di harapkan agar tidak terlalu panik, tapi juga tidak bisa di anggap remeh bahwa dampak virus corona ini sudah sangat serius,” lanjutnya.

Terkait pembangunan di Waykanan, politisi Partai Demokrat ini berharap agar media terutama Koran Editor dapat berinergi dengan Pemkab  dalam memberitakan Hasii-hasil pembangunan di Way Kanan. “Hubungan saya dengan wartawan Way kanan baik cetak, online atau TV terjalin sangat baik sekali.” Kata Raden Adipati.

Disisi lain Orang Nomor satu di Way kanan tersebut mengaku tidak anti  kritik sepanjang pemberitaan itu benar.

Raden Adipati mencontohkan misal ada ditemukan penderita Busung lapar, silakan buat beritanya tapi juga harus dibarengi dengan menulis upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut.

“jadi jangan jeleknya aja yg ditulis besar-besar tapi upaya upaya pemerintah tidak pernah terekspos.” Ujarnya.

Pemimpin Perusahan, Samsul Hadi mengatakan, kedatangan Rombongan Redaksi ke Way kanan Dalam rangka menjalin silaturahmi. “Koran Editor sudah sembilan tahun berdiri dan baru pada hari ini kami bisa berkunjung ke Way Kanan. ” katanya.

Dengan kedatangan lansung ke Way Kanan,Juntak berharap kerjasama ekspos pemberitaan dengan Pemkab Way kanan  kedepan dapat lebih ditingkatkan. (Fik/cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *