26 views

Winarti Tekankan Bantuan Sembako Pada 15 Kecamatan Agar Distribusinya Tepat Sasaran

TULANGBAWANG – Kecamatan Banjar Margo, Banjar Agung, dan Menggala Timur menjadi tiga kecamtan terakhir yang menerima bantuan paket sembako yang digulirkan oleh Pemkab Tulangbawang.

Dengan begitu usai sudah15 kecamatan yang mendapat bantuan sebanyak 27 ribu paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Penyerahan bantuan paket sembako berupa beras, minyak goreng, tepung, gula, susu dan sabun pada tiga kecamatan terakhir itu secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Winarti kepada perwakilan masyarakat, kepala kampung, camat dan ada juga bantuan khusus untuk tenaga kesehatan di masing-masing kecamatan setempat,

“Bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 telah kita serahkan ke 15 kecamatan. Saya tekankan camat dan kepala kampung mendistribusikan dengan baik dan tepat sasaran. Sehingga perhatian Pemerintah Daerah ini benar-benar bermanfaat dan bisa membantu masyarakat,” kata Bupati Winarti.

Selain itu, Bupati juga tak bosan menekankan pentingnya peran Camat, Kepala Kampung, masyarakat dan semua pihak agar dapat bahu membahu dan bergotong royong dalam pencegahan Covid-19 di Tulangbawang.

“Dengan gotong royong mari kita jaga Tulang Bawang agar aman dari virus Corona (Covid 19). Bergotong royong juga kita atasi bersama dampaknya terhadap kehidupan dan ekonomi masyarakat. Mari berdoa semoga Covid 19 segera berlalu,” harap Winarti.

Sementara ditempat terpisah, pada hari yang sama mewakili Bupati Winarti, Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthoni juga menyalurkan bantuan sembako untuk insan pers di Tulangbawang

Paket sembako dibagikan secara simbolis oleh Sekdakab, didampingi Asisten II Firli Yuledi, dan Kadis Kominfo Dedy Palwadi di Ruang Rapat Sekdakab Tulangbawang.

“Bantuan ini sebagai bentuk perhatian. Dan terima kasih atas dukungan insan pers yang tetap bekerja membantu Pemkab di tengah pandemi Covid 19,” ucap Sekdakab Anthoni.

Jumlah paket bantuan sembako yang disalurkan untuk wartawan berjumlah 350 paket. Pendistribusiannya dilakukan dengan melibatkan unsur organisasi kewartawanan, maupun perorangan bagi wartawan yang tidak tergabung dalam organisasi. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *