206 views

Warga Positif Corona di Lambar Asal Bakhu Dijemput Tim Kesehatan

Lampung Barat – Warga positif Corona dari pekon Bakhu hari ini dijemput tim kesehatan RSUDAU untuk dilakukan penanganan secara khusus. FA warga Pekon Bakhu ini dijemput menuju RSUDAU didampingi oleh orang tuanya.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung telah merilis data terbaru Covid-19, hasilnya untuk Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bertambah dari 2 warga positif menjadi 4.

Bupati Lambar, Parosil Mabsus mengungkapkan, bahwa dirinya telah instruksikan Dinas Kesehatan untuk memberikan penanganan khusus kepada kedua warga yang dinyatakan positif tersebut. Selanjutnya, ia meminta kepada tenaga medis di RSUDAU untuk dapat menangani pasien dengan baik, sehingga bisa segera mendapatkan kesembuhan.

“Saya sudah perintahkan kadis kesehatan untuk menjemput si pasien yang dinyatakan positif, dan dibawa ke ruang isolasi RSUDAU untuk penanganan lebih intensif dari pihak medis dengan berkoordinasi ke pihak terkait termasuk pihak TNI dan Polri,” ujar Parosil, Rabu (6/5/2020).

Kemudian, Parosil mengimbau kepada masyarakat sekitarnya khusus Bakhu dan Giham Sukamaju untuk tidak panik dan ia mengajak masyaakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga diri dan keluarga agar tidak tertular dan ikuti imbauan pemerintah.

“Kemudian bagi keluarga yang sudah kontak dengan si pasien agar dengan jujur menyampaikan dengan pihak medis atau relawan Covid-19 agar dilakukan rapid test,” imbau dia.

Untuk diketahui, keduanya memiliki riwayat perjalanan baru pulang dari Pondok Pesantren Alfalah, Temboro, Magetan, Jawa Timur (Jatim) yang beberapa waktu lalu dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif sehingga dilakukan swab.

Selama proses Swab keduanya diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan menghindari kontak langsung dengan orang luar.

Hasil Swab atau polymerase chain reaction (PCR) terhadap MM (17) warga Pekon Giham Sukamaju dan FA warga Pekon Bakhu Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat, dinyatakan positif terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *