29 views

WABAH COVID-19 DAN PENGARUHNYA PADA NILAI TUKAR RUPIAH

Oleh
Nirmala Wulansari
Mahasiswa UIN RIL

Wabah covid-19 atau dapat disebut dengan virus corona merupakan virus yang berasal dari Negara China tepatnya di provinsi Wuhan. Virus yang mulanya berasal dari hewan seperti kelelawar ini menyebabkan gejala seperti flu biasa tetapi efeknya sampai dapat menyebabkan kematian. Virus ini kini telah menyebar di seluruh dunia bahkan pada bulan Maret 2020 virus corona ini telah ada di Indonesia dimana berdasarkan data pada tanggal 17 April 2020 terdapat sebanyak 2.179.905 orang terinfeksi, 145.410 korban jiwa dan 546.743 pasien dinyatakan sembuh. Karena penyebaran wabah covid-19 yang sangat luas ini dampaknya berpengaruh ke berbagai sektor, tidak hanya kesehatan tetapi juga di sektor ekonomi. Negara-negara besar yang terkena wabah covid-19 seperti China dan Amerika Serikat bahkan melakukan lockdown sehingga berpengaruh ke perdagangan internasional karena adanya pembatasan ekspor dan impor dari negara tersebut. Tentunya hal ini akan berpengaruh kepada negara-negara lain seperti Indonesia yang memang melakukan kerjasama dengan negara-negara besar tersebut.

Dampaknya terhadap perekonomian Indonesia sendiri tentunya sangat banyak, salah satunya adalah melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika, dimana pada tanggal 9 April 2020 nilai rupiah sebesar Rp15.550/USD, ini jauh lebih baik dibandingkan pada 23 Maret 2020 dimana rupiah sempat mencapai Rp16.575/USD. Hal ini disebabkan karena tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara sehingga menyebabkan adanya kepanikan di pasar global dalam menghadapi virus corona, kondisi tersebut menyebabkan pelaku pasar cenderung mengamankan aset-aset beresikonya.

Rupiah dianggap sebagai aset beresiko yang memiliki imbal hasil yang tinggi. Oleh karena itu, pelaku pasar cenderung menghindari rupiah, sehingga para investor dan pelaku pasar berupaya untuk menjual asetnya kedalam bentuk kurs dolar. Keadaan pasar semakin parah ketika investor melepas aset seperti saham dan obligasi lalu beralih ke uang tunai.

Nilai tukar rupiah akan terus berda di posisi lemah apabila virus corona tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Sehingga, untuk menjaga nilai tukar rupiah agar tidak semakin buruk pemerintah harus meningkatkan berbagai upaya dalam menangani wabah covid-19 ini seperti persiapan kebutuhan bagi tenaga medis serta memberika apresiasi bagi mereka yang bertugas dalam menangani wabah covid-19 di daerah tanggap darurat atau melakukan upaya lain untuk meminimalisir kepanikan investor global seperti membuat kebijakan yang dilakukan oleh Bank Indonesia baru baru ini, hal ini dapat memberikan kesan positif kepada investor dan pasar global agar kembali tenang dan tidak panik, sehingga para investor dapat kembali melakukan investasi di Indonesia dengan seiring menguatanya nilai rupiah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *