47 views

Sungai Semaka Lambar Meluap, Ini Kondisi Terakhir

Lampung Barat – Banjir yang genangi belasan hektar sawah di pekon Bedudu dan Sukarame, Kecamatan Belalau dan pemukiman warga di Pekon Kerang, Kecamatan Batu Brak sekitar pukul 07:00 WIB, Minggu (3/5) mulai berangsur surut.

Terlihat beberapa warga pekon Kerang sudah mulai lakukan pembersihan di lokasi banjir secara gotong royong.

Namun, cuaca sekitar banjir saat ini membuat warga was-was, terlihat mendung dan dikhawatirkan terjadi hujan yang membuat volume air Way Semaka kembali meluap.

“Banjir mulai surut, namun kami was-was karena cuaca menjadi mendung, khawatir hujan kembali,” ujar Mat Nasir, Minggu (3/5/2020).

Banjir Genangi Belasan Hektat Sawah dan Pemukiman Warga

Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Sabtu malam (2/5).

Tim Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar yang tiba di lokasi sekitar pukul 12 siang langsung melakukan evakuasi terhadap beberapa warga terjebak yang rumahnya terendam banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lambar, Mekal Novisa mengatakan, di pekon kerang tepatnya di pemangku 1 ada empat unit rumah terendam berikut dengan kebun kopi sekitar 1/2 hektar.

“Selain itu, berdasarkan laporan yang dihimpun Pusdalops dampak luapan sungai tersebut khususnya di wilayah pemangku 2 Pekon Bedudu, mengakibatkan sekitar 15 hektar sawah beserta 10 unit gubuk terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter,” ujar Mekal.

Kemudian, lanjutnya, di wilayah pemangku 3, terdapat sekitar 12 unit rumah dan satu masjid terdampak terendam, termasuk 11 hektar sawah dan kebun kopi. Ditambah luapan tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga yang terletak di dusun kampung sawah, pekon sukarami, kecamatan Belalau, Lambar terendam hingga mencapai dua meter.

“Alhamdulillah semua warga yang sempat terjebak berhasil kita evakuasi,” ungkapnya.

Mekal menjelaskan, beberapa warga yang rumahnya terletak tidak jauh dari kali semangka tersebut terjebak akibat rumah mereka sudah terendam hingga kedalaman dua meter.

“Hujan mulai turun sejak pukul 23.00 tadi malam dan baru reda sekitar pukul 08.00 tadi pagi, akibatnya dua keluarga terjebak karena rumah mereka sudah terendam sekitar dua meter, untungnya rumah mereka tife rumah panggung, jadi tidak sampai terendam sepenuhnya,” tambah Mekal.

Sedangkan Peratin Pekon Sukarame, Selamat Heriyadi membenarkan jika sebanyak 7 warganya atas nama Alkhoiri (32), Izhar (45), Tohari (40), Salma (80), Amroni (43), Reno (11), Maryani (42), sudah berhasil di evakuasi.

“Semua sudah dievakuasi dan sudah mendapatkan penanganan dari pihak puskesmas, alhamdulillah tidak ada yang terluka dalam kejadian ini, dan saat ini air sudah mulai surut, mudah-mudah tidak terjadi hujan deras kembali yang bisa membuat air sungai kembali naik,” pungkasnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *