29 views

Pilkada 9 Desember, Miswan Rodi: Bunda Nessy Tetap Maju

Bandarlampung – Sejumlah bakal calon kepala daerah (balonkada) di Lampung turut menanggapi terkait pelaksanaan pilkada serentak digelar 9 Desember 2020. Salah satunya balonkada Lampung Tengah (Lamteng) Nessy Kalvia Mustafa.

Melalui orang dekatnya yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Lamteng, Miswan Rody menyatakan, jika jagoannya tetap bakal maju pada konstetasi pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Meskipun, belum tahu kapan pandemi Covid-19 berakhir.

“Tetap maju. Apalagi belum jadi bupati saja bunda Nessy sudah banyak membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini. Terlebih partai koalisi kita, Nasdem dan PKS sudah cukup untuk mengusung bunda Nessy,” ujarnya, Sabtu (30/5).

Mantan anggota DPRD Provinsi Lampung juga optimis bakal ada partai politik lainnya yang punya visi misi sama untuk mengusung jagoannya.

“Jangan saya yang ngomong. Biar nanti mereka yang bicara. Yang pasti bakal ada partai lainnya yang menghendaki bunda Nessy untuk jadi bupati wanita pertama di Lamteng,” ungkapnya.

Selama pandemi, lanjut dia, Bunda Nessy juga sering turun ke masyarakat dibandingkan dengan calon lainnnya. “Ini jelas untuk mewujudkan Lamteng Bersinar, masyarakat adem ayem tentram,” jelasnya.

Dirinya juga berpesan kepada KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara pilkada untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya agar pilkada ini Luber Jurdil.

“Dan kepada petahana, jangan menggunakan fasilitas milik rakyat untuk kepentingan pribadi. Sekarang rakyat sudah pinter. Kita juga ada budaya malu. Jadi tolong ingatlah itu, kalau masih punya malu,” tandasnya.

Diketahui, Pemerintah, DPR, dan penyelenggara sepakat Pilkada serentak 2020 digelar pada 9 Desember 2020. Keputusan itu sekaligus menjadi kesimpulan rapat kerja Komisi II dengan Mendagri, KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP RI.

Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 telah dituangkan dalam Perppu No.2 Tahun 2020 sebagai penundaan Pilkada akibat Covid-19. Rapat hari ini menegaskan keputusan yang sudah diambil oleh pemerintah dan DPR sebelumnya. Selain itu, penyelenggaraan Pilkada serentak ini sudah mendapatkan saran, usulan dan dukungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui surat B-196/KA GUGUS/PD.01.02/05/2020 tanggal 27 Mei 2020.

“Maka kita tetap sepakat memilih opsi nomor satu pelaksanaan pilkada hari pencoblosan 9 Desember 2020,” ujar Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia dalam rapat kerja virtual, Rabu, (27/5).

Dalam rapat ini juga menyetujui opsi tahapan Pilkada yang sempat ditunda dimulai kembali pada 15 Juni 2020. Dalam uji publik PKPU, KPU memberikan opsi dimulai pada 6 Juni atau 15 Juni. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *