34 views

Pendistribusian Bantuan Covid-19 yang Diterima Pemprov Dipertanyakan

BANDARLAMPUNG – Banyaknya bantuan yang masuk ke pos gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, yang diterima pemerintah Provinsi Lampung dari perusahaan swasta. Namun sayangnya banyak kalangan yang belum tahu skema pendistribusian bantuan tersebut.

Salah satunya, Deni Ribowo anggota komisi V DPRD Lampung. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, banyak sekali pemprov mendapat bantuan dari pihak perusahaan swasta baik bantuan alat pelindung diri (APD), maupun bantuan uang tunai. Namun dirinya tidak tahu bagaimana pendistribusian bantuan-bantuan tersebut.

“Sejak pandemi COVID-19 masuk ke Lampung. Banyak bantuan dari para dermawan masuk ke Pemprov Lampung yang diterima posko gugus tugas, namun sampai sekarang DPRD sendiri belum tahu skema pendistribusianya seperti apa. Apakah bantuan tersebut sudah dibagikan atau masih di simpan di gudang?, kita belum tahu,” kata Deni, Rabu (06/05).

Deni pun menyoal tempat tinggal sementara khusus para petugas medis yang merawat pasien COVID-19. Sehingga mereka tidak pulang kerumah, mengingat petugas medis ini sangat rentan tertular virus asal Wuhan Cina.

“Sampai sekarang pun, kita tidak taahu dimana asrama sebagai tempat tinggal sementara yang dijanjikan oleh pemprov untuk petugas kesehatan yang merawat pasien COVID-19. Mengingat sudah ada tenaga medis di Lampung yang terpapar COVID-19,” kata dia.

Seperti yang diketahui, sebagai provinsi yang memiliki pasien positif COVID-19 dengan jumlah 63 orang, banyak bantuan yang mengalir ke pemprov Lampung seperti bantuan alat PCR dari BUMN. Kemudian bantuan sosial dari Bank Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), masyarakat Lampung Perantau Jakarta.

BI sendiri menyerahkan bantuan berupa 41 wastafel portable dengan rincian 16 unit wastafel empat sisi dan 25 unit wastafel satu sisi. Ditambah empat wastafel portable empat sisi dan 15.000 masker kain dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Lampung.

Bantuan juga dating dari Bank BNI Cabang Tanjung Karang, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Perusahaan swaasta great giant food (GGF). Kemudian bantuan ribuan Botol handsanitizer dari PT. Inez Kosmetik.

Pemprov Lampung juga menerima donasi dari masyarakat melalui Rekening Bank Mandiri Cabang Telukbetung dengan nomor rekening : 1140020016989 atas nama Lampung Peduli COVID-19. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *