59 views

Hujan dari Siang Hari, Sungai Semaka Kembali Meluap

Lampung Barat – Sungai Semaka kembali meluap, akibatkan beberapa rumah di Pekon Kerang dan Persawahan di Dusun Kampung Sawah kembali tergenang air. Kejadian itu terjadi akibat hujan mengguyur daerah tersebut pada Sabtu (9/5/2020) sejak siang hari tadi.

“Air kembali naik setelah hujan turun selama 5 jam, tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar Peratin Pekon Sukarame, Selamat Heryadi.

Saat media Koran Editor turun dilapangan, terlihat beberapa rumah warga pekon Kerang diserbu air hingga selutut orang dewasa. Dilain tempat, beberapa persawahan di Dusun Kampung Sawah Pekon Sukarame terendam banjir hingga hampir dua meter.

Sawah dan Pemukiman Warga Terendam

Banjir melanda Kabupaten Lampung Barat (Lambar) akibat luapan sungai Semangka, Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 07:00 WIB. Akibatnya beberapa hektare (Ha) sawah di pekon Bedudu dan Sukarame Kecamatan Belalau dan pemukiman warga di Pekon Kerang, Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat terendam banjir.

Tim Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar yang tiba di lokasi sekitar pukul 12 siang langsung melakukan evakuasi terhadap beberapa warga terjebak yang rumahnya terendam banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lambar, Mekal Novisa mengatakan, di pekon kerang tepatnya di pemangku 1 ada empat unit rumah terendam berikut dengan kebun kopi sekitar 1/2 hektar.

“Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Sabtu malam (2/5). Berdasarkan laporan yang dihimpun Pusdalops dampak luapan sungai tersebut khususnya di wilayah pemangku 2 Pekon Bedudu, mengakibatkan sekitar 15 hektar sawah beserta 10 unit gubuk terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter,” ujar Mekal.

Luapan tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga yang terletak di dusun kampung sawah, pekon sukarami, kecamatan Belalau, Lambar terendam hingga mencapai dua meter. Kemudian, di wilayah pemangku 3, terdapat sekitar 12 unit rumah dan satu masjid terdampak terendam, termasuk 11 hektar sawah dan kebun kopi.

“Alhamdulillah semua warga yang sempat terjebak berhasil kita evakuasi,” ungkapnya.

Mekal menjelaskan, beberapa warga yang rumahnya terletak tidak jauh dari kali semangka tersebut terjebak akibat rumah mereka sudah terendam hingga kedalaman dua meter.

“Hujan mulai turun sejak pukul 23.00 tadi malam dan baru reda sekitar pukul 08.00 tadi pagi, akibatnya dua keluarga terjebak karena rumah mereka sudah terendam sekitar dua meter, untungnya rumah mereka tife rumah panggung, jadi tidak sampai terendam sepenuhnya,” tambah Mekal.

Sedangkan Peratin Pekon Sukarame, Selamat Heriyadi membenarkan jika sebanyak 7 warganya atas nama Alkhoiri (32), Izhar (45), Tohari (40), Salma (80), Amroni (43), Reno (11), Maryani (42), sudah berhasil di evakuasi.

“Semua sudah dievakuasi dan sudah mendapatkan penanganan dari pihak puskesmas, alhamdulillah tidak ada yang terluka dalam kejadian ini, dan saat ini air sudah mulai surut, mudah-mudah tidak terjadi hujan deras kembali yang bisa membuat air sungai kembali naik,” pungkasnya. (Ade Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *