32 views

Dianggarkan  Rp1,03  Triliun

///Penanganan Wabah Covid 19 di Lampung///

BANDARLAMPUNG – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badang Anggaran DPRD Lampung kemarin menuntaskan pembahasan refocusing dan realokasi anggaran guna penanganan covid 19.  Disepakati Pemprov Lampung menyiapkan Rp246,406 miliar. Sementara 15 kabupaten/kota se Lampung menganggarkan Rp785 miliar yang berarti total dana penanganan covid 19 di Lampung mencapai Rp1,03 triliun.

 

“Alhamdulilah rapat hari ini menyepakati Pemprov Lampung menganggarkan Rp246, 406 miliar untuk penanganan wabah covid 19.  Semoga apa yang kita kerjakan ini benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” kata Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumai menutup rapat Badan Anggaran, kemarin.

 

Mingrum pun menyampaikan bahwa dana tersebut bukan saja hasil refocusing atau realokasi anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) eksekutif, tapi juga dari komitmen DPRD Lampung untuk berhemat. “Sedikitnya dari penghematan di DPRD terkumpul Rp 12 miliar yang bisa kita bantukan untuk penanganan covid 19,” urainya.

 

Sekprov Lampung yang juga Ketua TAPD, Fahrizal Darminto membeberkan bahwa setelah  Pemprov Lampung menganggarkan Rp246, 406 miliar maka secara keseluruhan se Provinsi Lampung dana penanganan covid 19 mencapai Rp1,03 triliun. Ini menyusul kepastian dari 15 kabupaten/kota di Lampung mengalokasikan Rp785 miliar lebih.

 

Dijelaskan Fahrizal, pihaknya melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran terkait dengan kepentingan penanganan wabah covid 19. Menurutnya, untuk penanganan covid Pemprov Lampung telah melakukan refocusing anggaran belanja pada Dinas Kesehatan dan RSUAM sebesar Rp20, 4 miliar.

 

Selanjutnya, untuk realokasi guna memenuhi kebutuhan penanganan covid 19 pihaknya telah melaksanakan realokasi anggaran sebesar Rp226 miliar. Disebutkan jumlah tersebut terdiri dari realokasi belanja langsung Rp116, 966 miliar, belanja hibah Rp8,160 miliar. Lalu menggunakan dana kas daerah yang tersedia (silva tahun 2019) Rp85,873 miliar dan penggunaan belanja tidak terduga Rp15 miliar.

 

Ditambahkan Fahrizal, karena itu secara keseluruhan dalam penanganan covid 19 Pemprov Lampung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp246, 406 miliar yang terdiri belanja langsung Rp20,406 miliar dan belanja tidak terduga Rp226 miliar.

 

Lebih lanjut Fahrizal menyebutkan bahwa anggaran tersebut khusus rencana belanja tak terduga dialokasikan untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan sisial safety net/jarring pengaman social.

 

Dirincikan, untuk penanganan kesehatan totalnya mencapai Rp18.396 miliar. Selanjutnya penanganan dampak ekonomi sebesar Rp26,901 miliar dan jarring pengaman social Rp17.702 miliar. (cah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *