34 views

Data Dinsos Lamteng Amburadul, Bansos Kemensos Tidak Tepat Sasaran

Lampung Tengah – Data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu dari Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) di Lampung Tengah (Lamteng) tidak tepat sasaran.

Hal ini terjadi diduga lantaran data yang dimiliki Dinas Sosial (Dinsos) setempat amburadul. Sebagai contoh, amburadulnya data ini terjadi di Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih.

Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung (SIMPUL) Rosim Nyerupa mengatakan, data orang miskin yang dimiliki Dinsos Lamteng amburadul.

Ia mencontohkan hal ini terjadi di Kelurahan Komering Agung. Tidak menutup kemungkinan terjadi dikampung lainnya. “Di Komering Agung ini ada satu nama menerima dua bantuan,” kata Rosim, kemarin.

Dinsos kata Rosim seharusnya, melakukan evaluasi verifikasi data per tiga bulan sekali. Ini sesuai dengan instruksi Kementrian. “Sepertinya ini tidak dijalankan oleh Dinsos setempat. Kenapa bisa sampai satu orang menerima dua bantuan,” ujarnya.

Ada juga, masih kata dia, temuan data warga Kampung Komering Putih masuk ke Kelurahan Komering Agung. “Ini kan sudah jelas berbeda, kampung dengan kelurahan,” ungkapnya

Selain data diatas sambung Rosim, data Lingkungan di Komering Agung yang tadinya hanya 5 lingkungan menjadi 10 lingkungan. “Data lingkungannya saja berbeda, ini kan patal sekali,” ujarnya.

Menurut Rosim hal ini harus menjadi catatan serius bagi Dinsos setempat. Apalagi kata dia ditahun 2019 lalu Dinsos mendapat nilai merah dari Ombudsman Provinsi Lampung. “Seharusnya (nilai merah) ini menjadi bahan evaluasi mereka untuk melakukan perbaikan,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lamteng, Zulfikar Irwan saat dihubungi untuk dimintai komentarnya tak menjawab telpon wartawan Koran Editor. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *