34 views

BPBD Tanggamus Akan Turun Jika ada Kerugian dan Kerusakan

Tanggamus- Banjir rob yang menggenangi permukiman dan rumah warga, di dua pekon Kecamatan Pematang Sawa, belum surut. Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) juga belum perlu turun ke lokasi banjir.

Pada Kamis (28/05) di ruang kerjanya Kepala BPBD Tanggamus, Ediyan M Toha, yang didampingi  oleh Kabid Kedaruratan, Mansyur menjelaskan, bencana itu ada tingkatannya.

“Jika hanya tergenang belum mengakibatkan kerusakan, rumah hanyut atau terendam, kami tidak mesti turun ke lokasi, cukup dengan tertulis melalui proposal mereka akan mengkajinya,” jelasnya.

Ia mengatakan, tim dari BPBD akan turun dan melakukan pendataan, kalau terdapat kerusakan dan kerugian yang diakibatkan dari banjir rob tersebut.

“Belum ada laporan kerusakan dan kerugian yang diakibatkan, apalagi saat ini personil BPBD yang sangat terbatas lagi di fokuskan pada penanganan Covid-19, juga tidak adanya dana siap pakai untuk membantu warga yang rumahnya tergenang,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk pembuatan tanggul pemecah ombak, warga setempat harus membuat proposal diketahui kepala pekon dan camat, dan diajukan ke-Bupati Tanggamus.

Camat Pematang Sawa, Agus Somad via pesan whatsaap mengatakan, banjir rob yang terjadi sejak Mingu (24/5) di Pekon Tikhom, menggenangi sedikitnya 25 rumah warga. Sementara di Pekon Karangbrak sekitar 15 rumah yang berada di dekat pantai.

“Untuk kerugian masih dalam tahap pendataan, menungu laporan resmi dari Penjabat Kepala Pekon setempat,” jelasnya.(gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *