33 views

Berhemat, Dewan Bantu 12 M

//Terkait Penanganan Covid 19 di Lampung//

BANDARLAMPUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung turut fokus dalam penanganan wabah covid 19/corona. Selain  mendorong Pemprov Lampung cepat dalam melakukan refocusing dan realokasi anggaran APBD 2020, secara internal juga melakukan penghematan sedikitnya Rp12 miliar yang dananya dialihkan untuk kepentingan penanganan wabah corona.

 

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengatakan, pihaknya melakukan penghematan anggaran sedikitnya mencapai 12 miliar. “Anggaran tersebut akan kita peruntukkan  bagi penanganan wabah covid 19,” terang Mingrum.

 

Dijelaskan, penghematan yang dilakukan lembaganya adalah hasil rapat dengan para pimpinan fraksi yang kemudian ditindaklanjuti rapat Badang Anggaran (Banang) DPRD Lampung. Menurutnya penghematan dilakukan pada sejumlah anggaran belanja dewan yang dipandang bisa ditunda atau dinilai kemanfaatan anggarannya lebih banyak jika dialihkan untuk penanganan wabah covid 19.

 

“Diantaranya anggaran bimbingan teknis dan sebagainya,” urainya.

Ditambahkan Mingrum, apa yang dilakukan tersebut adalah bentuk komitmen DPRD Provinsi Lampung terhadap kepentingan masyarakat menyusul adanya bencana nasional wabah corona. Karena itu, diapun berharap kepada masyarakat luas untuk tetap tabah dan optimis meski kini dalam situasi yang tidak menguntungkan.

 

“Jadi kita semua memang lagi harus prihatin, Yang terpenting adalah kita harus optimis masa sulit ini segera berakhir, wabah corona bisa kita lawan dan segera hilang sehingga kita segera hidup dalam situasi normal kembali,” harap mingrum.

 

Sementara itu pihak Pemprov Lampung juga telah melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran terkait dengan kepentingan penanganan wabah covid 19 di Lampung. Menurut Sekprov Lampung Fahrizal Darminto, untuk penanganan covid Pemprov Lampung telah melakukan refocusing anggaran belanja pada Dinas Kesehatan dan RSUAM sebesar Rp20, 4 miliar.

 

Selanjutnya, kata Fahrizal yang untuk realokasi untuk memenuhi kebutuhan penanganan covid 19 pihaknya telah melaksanakan realokasi anggaran sebesar Rp226 miliar. Disebutkan jumlah tersebut terdiri dari realokasi belanja langsung Rp116, 966 miliar, belanja hibah Rp8,160 miliar. Lalu menggunakan dana kas daerah yang tersedia (silva tahun 2019) Rp85,873 miliar dan penggunaan belanja tidak terduga Rp15 miliar.

 

Ditambahkan Fahrizal, secara keseluruhan dalam penanganan covid 19 Pemprov Lampung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp246, 406 miliar yang terdiri belanja langsung Rp20,406 miliar dan belanja tidak terduga Rp226 miliar. (cah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *