63 views

Anggran 18 M, Diskes Mesuji belum miliki Timsus Jenasah Covid-19

Mesuji-Satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kabupaten mesuji dalam hal ini Dinas Kesehatan kabupaten setempat, ternyata hingga kini belum memiliki tim khusus penanganan jenazah.
Hal ini terkuak manakala pada jumat(8/5) ssat ditemukan mayat tanpa identitas tergeletak di pinggir jalan Desa Simpang Pematang.
Pantauan media bahwa mayat tersebut terlantar lebih dari tiga jam, proses evakuasi terkendala diduga terkait minimnya alat pengaman diri (APD), juga tidak tersedianya kantong jenazah yang dimiliki pihak kesehatan setempat serta belum adanya tim khusus terkait penanganan jenazah covid-19, meski belum dapat dipastikan bahwa mayat tersebut apakah meninggal lantaran terjangkit virus corona atau bukan.
Beruntung pihak Polres mesuji telah memiliki tim medis yang telah terlatih guna penanganan insiden semacam itu, hingganya mayat anonim tersebut dapat segera di evakuasi setelah kedatangan para bayangkari negara tersebut.
Saat dikonfirmasi pihaka media, kepala dinas melalui Kabid Sumber daya kesehatan Kusnandarsah Skm menjelaskan bahwa, pihaknya meyakinkan jika Apd pada pos pos kesehatan telah disiapkan.
” APD kita yang digunakan oleh Puskesmas tadi hanya diminta satu petugas ambulan, sehingga ya cuma petugas ambulanya saja yang memakai APD, ” terangnya.
Disinggung terkait penanganan jenazah apakah pihak Dinkes telah memiliki tim yang terlatih, diakuinya hingga saat ini Timsus Penanganan Jenasah dari Dinas Belum ada, bahkan menurut Kusnandar timsus tersebut  baru akan mengagendakan pelatihan dalam jangka waktu dekat ini.
” Kepala dinas kemarin sudah memerintahkan kepada kami, jajaran dirumah sakit, untuk Minggu depan melaksanakan pelaitahan cara penanganan jenazah dengan menggunakan dana APBD, bagaimana cara penanganan kasus kematian untuk pengurusan jenazah, ” jelasnya.
Masih kata kusnandar, bahwa pelatihan tersebut nantinya guna menangani jenazah yang meninggal terkait covid-19 maupun inseden penemuan mayat di sembarang tempat , sementara untuk pelaksanaannya direncanakan dengan menggandeng tim forensik dari rumah sakit Abdul muluk.(apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *