91 views

Pacu Kinerja, Satreskrim Polres Lampung Tengah Pilih Tarantula Sebagai Ikon Tekab 308

Editoronline.id.co, Lampung Tengah – TARANTULA adalah salah satu jenis labalaba dengan ukuran sangat besar yang umumnya berambut yang memiliki jaring-jaring yang sangat kuat dan bisa (Racun) untuk melumpuhkan.

Dari filosofi tersebut, Satuan Reskrim Polres Lampung Tengah menjadikannya sebagai Ikon (Simbul) Team Anti Bandit (Tekab) 308 Polres setempat.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Yuda Wiranegara menjelaskan jika Labalaba besar tersebut menjadi Ikon Tekab 308 Polres Lampung Tengah.

“Kami bukan mengganti Tekab 308 dengan Tarantula, tetapi kami beri ikon dengan Tarantula agar ada ikon sendiri untuk Tekab 308 Polres Lampung Tengah,” kata AKP Yuda saat dihubungi pesawat teleponya, Minggu (31/5/2020).

Ia juga menjelaskan bukan hanya Polres Lampung Tengah yang memiliki Ikon, tetapi hampir seluruh Polres memiliki Ikon masing masing untuk Tekab 308.

“Dan sebenarnya bukan hanya Polres Lampung Tengah saja yang ada ikon sendiri tetapi hampir semua Polres punya Ikon sendiri sendir,” ungkapnya.

Maka dari itu, sambungnya, Tarantula diambil agar kedepan Tekab 308 Polres Lampung Tengah dapat Iebih baik, hebat dan mantap dalam melumpuhkan pelaku kejahatan.

“Tarantula diambil agar kedepan Team ini dapat Iebih baik, hebat dan mantap dalam menjaring para pelaku kejahatan dan melumpuhkan denga bisa yang yang dimilikinya,” bebernya.

Dirinya juga berharap dengan pemberian Ikon Tarantula ini, Tekab 308 Polres Lampung Tengah dapat lebih maju dan sukses serta membuat rasa aman masyarakat Kabupaten Lampung Tengah.

“Semoga dengan pemberian ikon ini, Tekab 308 Polres Lampung Tengah dapat Iebih maju dan sukses kedepannya dan dapat membuat rasa aman ditengah masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui semenjak menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah sejak 21 Mei 2019, AKP Yuda Wiranegara berhasil mengungkap kasus kasus besar dan berhasil membekuk buronan pelaku pembunuhan terhadap anggota Polres Lampung Tengah yang telah buron selama delapan tahun. (Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *