33 views

Zulhas Dorong Irham Maju Lamsel

Bandarlampung – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara diam-diam tampaknya meminta mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Irham Djafar Lan Putra untuk maju di Pilkada Lampung Selatan (Lamsel). Permintaan itu menyusul tingginya potensi menang Irham dibandingkan kandidat lain yang sudah bermunculan.

Menurut sumber Koran Editor di DPP PAN, permintaan Zulhas – sapaan akrab Zulkifli Hasan – disampaikan langsung kepada Irham beberapa waktu lalu. “Iya Ketum meminta langsung ke Pak Irham untuk maju di Lamsel. Karena Pak Irham juga kader PAN. Dan Ketum optimis PAN akan memenangkan pilkada Lamsel dengan mendorong Pka Irham maju,” ujar sumber ini, kemarin.

Namun, Irham yang pernah menjabat Inspektur Jenderal (Irjen) Kementrian Kehutanan itu menjawab minta waktu untuk mempertimbangkannya. Meskipun, dirinya menyadari PAN di Lamsel sangat kuat. Hal itu terlihat dari hasil Pemilu 2019, dimana PAN menempatkan kadernya duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Lamsel.

“Ya meskipun PAN di Lamsel sangat kuat, tapi Pak Irham minta waktu ke Ketum untuk menjawab permintaan Ketum. Karena mungkin Pak Irham perlu bicara dulu dengan keluarganya,” ungkap sumber yang enggan dikorankan namanya ini.

Terkait partai koalisi, sumber ini mengatakan sudah ada tiga partai politik yang sudah intens menjalin komunikasi dengan PAN untuk membangun koalisi di Pilkada Lamsel. Yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PKS.

“Jika semuanya sudah oke dan sepakat mengusung Pakl Irham, ini akan menjadi partai koalisi yang kuat dan solid. Karena PAN sendiri ada 7 kursi, Demokrat 5 kursi, Gerindra 7 kursi, dan PKS 6 kursi. Jadi totalnya 25 kursi. Ini lebih dari cukup dan sangat kuat untuk ukuran pilkada kabupaten,” tukasnya.

Disisi lain, PKS yang menyodorkan kadernya Antoni Imam semakin intens komunikasi dengan bakal calon bupati dari Partai Golkar, Tony Eka Candra (TEC). Hal itu terlihat ketika Antoni Imam turut mendampingi langsung TEC menyerahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis se-Kabupaten Lampung Selatan yang dipusatkan di RSUD dr. Bob Bazar, Kalianda, belum lama ini.

Dikonfirmasi, Antoni yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung ini masih enggan bicara soal Pilkada. Mengingat saat ini Lampung juga sedang dilanda wabag corona atau covid-19.
“Jangan dikaitkan dengan pilkada. Pilkada ini dipending dulu. Sekarang kita bersatu. Fokus pada penanggulangan virus corona,” kata dia.

Menurutnya, keikutsertaannya mendampingi TEC tidak ada kaitannya dengan pilkada mendatang. “Kan kami sama-sama anggota dewan dari Dapil Lampung Selatan. Saya juga tinggal disini (Lamsel) dan selama ini beliau (TEC) tahu itu,” tandas Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung ini.

Terpisah, Bakal calon bupati (balonbup) Lampung Selatan (Lamsel) Hipni dikabarkan telah memiliki calon wakil. Hal itu telrihat dari gambar yang beredar di WAG. Dalam gambar tersebut, Hipni yang mendapat dukuga dari Partai Gerindra berpasangan dengan seseorang berama Dedi Wahyudi. Namun, hal itu langsung dibantahb oleh Hipni.

Dirinya menegaskan sampai saat ini dirinya belum menentukan calon pendamping untuk maju pilkada setempat. Bahkan, dirinya memastikan bahwa gambar yang memasangkan dirinya dengan orang bernama Dedi Wahyudi dan telah beredar di WAG adalah palsu atau hoax. “Iya itu hoax. Tunggu saja pernyataan resmi dari partai pengusung,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengaku dirinya beserta timnya tidak tahu menahu terkait gambar tersebut. “Saya juga tidak tahu dan tim juga tidak tahu dengan gambar itu. Dan saya belum tahu (soal wakil). Karena masalah wakil ditentukan partai koalisi,” tandasnya.

Sementara itu, Bakal calon Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan pasangannya Pandu Kesuma Dewangsa semakin berjaya. Setelah mengantongi rekomendasi Nasdem dan Hanura, kini giliran PDI Perjuangan memberikan rekomendasi kepada Ketua DPC PDI Perjuangan itu dan pasangannya.

Dengan demikian, Nanang – Pandu telah aman dengan mengantongi 13 kursi dari ketiga partai politik tersebut. Sementara kandidat lainnya belum ada yang mangantongi dukungan cukup atau setara 10 kursi sebagai syarat bisa mendaftar ke KPUD.

Rekomendasi partai banteng moncong putih dibacakan langsug oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Badan Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (11/3). Dan disaksikan langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Alhamdulillah setelah melalui proses penjaringan calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah, sudah turun rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan,” ujar Nanang. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *