30 views

Polda Himbau Bayar PKB Online

BANDARLAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menghimbau masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotornya melalui sistem online. Selain bagian dari penerapan protokol kesehatan di masa tanggap darurat wabah covid 19, juga pembayaran PKB sistem online lebih efektif dan efisien.

“Kami jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung menerapkan sistem online untuk proses pembayaran PKB. Karena itu kami menganjurkan masyarakat yang akan membayar PKB tidak langsung ke kantor Samsat. Pembayaran PKB bisa dilakukan melalui aplikasi online,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Lamoung Kombes Pol.Chiko Ardwiato, kemarin.

Menurut Chiko, penerapan sistem online dalam proses pembayaran PKB itu untuk menghindari terjadinya kontak langsung dan penumpukan massa. “Sistem ini bagian dari upaya meminimalisir penularan virus corona,” terangnya.

Dijelaskan, sistem pembayaran pajak melalui aplikasi online dilakukan dengan melansir laman resmi Korlantas Polri dengan tahapan pertama unduh aplikasi Samsat Online Nasional. Lalu pilih menu pajak kendaraan bermotor (PKB) selanjutnya tekan menu pendaftaran.

Dikatakan, wajib pajak yang telah mendaftar lewat aplikasi online, bakal mendapat pemberitahuan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP). Stiker pengesahan STNK akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK.

Ditambahkan, setelah itu muncul formulir yang harus diisi wajib pajak, meliputi:nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon dan email. Usai melakukan sesuai petunjuk tersebut dan membayar, secara otomatis Samsat sudah mencetak Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) atau STNK-nya. TBPKP akan diantar langsung ke rumah wajib pajak, paling lama tiga hari.

“Tapi pemilik kendaraan yang telah dalam batas waktu wajib pajak juga tidak akan dikenakan denda selama kurun waktu sejak tanggal 6 April hingga 29 Mei 2020,” terangnya.

Selan itu tambahnya, Polri juga memberikan keringanan terhadap para ODP, Suspect atau pasien positif covid 19 untuk dilakukan pengecualian pembayaran pajak dengan syarat-syarat tertentu. Diantaranya melampirkan surat keterangan dari dokter dan rumah sakit rujukan pemerintah dalam penanganan covid 19.

Terpisah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membebaskan denda keterlambatan pembayaran PKB mulai 6 April hingga 29 Mei 2020. Pembebasan itu sebagai langkah mendukung pencegahan virus Corona (Covid-19).

Menurut Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, A. Rozali, kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Lampung No.18 Tahun 2020 itu berlaku untuk pembebasan denda PKB dan denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). “Kebijakan ini untuk meringankan beban wajib pajak yang jatuh tempo mulai 6 April hingga 29 Mei 2020,” kata Rozali.

Menurutnya, kebijakan ini bukan pemutihan pajak. Namun, hanya membebaskan denda keterlambatan. Dengan demikian, kata Rozali, Pemprov menghapus denda sebesar 2% per bulan akibat keterlambatan pembayaran PKB.

Demikian halnya BBNKB, Pemprov Lampung menghapus denda 2% perbulan untuk denda fiskal dan denda faktur. “Kebijakan ini hanya berlaku bagi kendaraan yang jatuh tempo PKB dan BBNKB mulai 6 April 2020 hingga 29 Mei 2020. Wajib pajak wajib melakukan pendaftaran terakhir pada 29 Mei 2020, sehingga ada kesempatan untuk membayar hingga 29 Juni 2020,” kata Rozali.

Hingga kini layanan kantor Samsat di seluruh Lampung, tambah Rozali, masih buka seperti biasa. Penghentian operasional hanya untuk Samsat Keliling dan Samsat Mall. (cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *