38 views

Pasal molen, Desa ajukan sendiri pengiriman barang

Mesuji-Carut marut pengadaan barang pencampur semen(molen-red) seperti melalui proses yang panjang, namun begitu belakangan di ketahui pemerintah desa yang mendapatkan anggaran belanja barang penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa(BUM-Des) yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belaja Desa(APBdes) tahun 2017 sebesar Rp24 juta tersebut pihak desa lah yang mengajukan perimintaan pengiriman barang tampa melalui kordinasi dengan pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat(PMD).
Hal ini diungkapan Kepala Bidang Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD) Kabupaten Mesuji Selamat Apriyanto, dikatanya  pihaknya membenarkan jika ada anggaran penyertaan modal BUM-desa tahun anggaran 2017 sebesar Rp 24juta setiap desa,namun tidak semua desa di mesuji meng-anggarkanya.
“benar jika ada anggaran penyertaan modal bumdes, namunkan setelah Rancangan Anggaran Pendapatan Belaja Desa(RAPB-Des),menjadi  APB-des kewenangan dan hak kelola ada di pihak pemerintah desa, setelah mendapatkan pengesahan dari Badan Permusyawatan Desa(BPD),”terang Selamat,rabu(1/4).
Bahkan lanjutnya, saat pihak desa mengirimkan surat permintaan pengiriman barang, pihak Dinas tidak mengetahuiya, “surat di kirim lewat jasa pengiriman barang, dari ke mesuji ke alamat perusahaan penyedia oleh Desa, yang mengirimkanpun atas nama salah pegawai Bappeda saat itu, bukan PMD Mesuji, “paparnya. (apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *