47 views

Kepala Kampung Moris Jaya Minta Warga Pulang Merantau Isolasi Diri 14 Hari

TULANGBAWANG – Pemerintah Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjaragung, meminta kepada masyarakat yang usai berkunjung ke daerah wabah virus Corona untuk membuat pernyataan mengisolasi diri.

 

Kepala Kampung Moris Jaya Deska Heri Sanda, mengatakan sebanyak 22 warga setempat yang pulang merantau atau usai berkunjung dari daerah terjangkit wabah covid-19 untuk membuat pernyataan tertulis.

 

“Kita minta agar warga yang pulang dari merantau untuk membuat surat pernyataan tertulis agar mengisolasi diri selama 14 hari dengan diketahui bidan desa dan kepala kampung,” terang Deska, Kamis (02/04/2010).

 

Hal itu dilakukan, lanjut Deska, guna pencegahan penyebaran covid-19. Karena masih banyaknya warga yang tidak mengindahkan peringatan meski telah diberikan pengertian dan pamahaman.
“Nantinya masyarakat yang usai merantau dari daerah wabah Corona ini masih keliaran, maka akan kita laporkan kepada pihak Polri dan TNI melalui Bhabin dan Babinsa,” paparnya.
Dalam pencegahan pandemi global Corona ini, pihaknya telah membentuk tim gugus relawan pencegahan penularan virus corona yang terdiri dari Kepala Kampung dan aparatur, Ketua BPK dan anggota, RK, RT, LPMK, PKK, Bidan Desa, dan keder kesehatan kampung setempat.

Deska menjelaskan, kegiatan pencegahan covid-19 itu sesuai instruksi dari pemerintah pusat dan bupati Tulangbawang.

“Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan virus Corona ini. Kita juga lakukan penempelan baner dan stiker pencegahan serta himbauan dari Kapolri,” sambuh Deska.

 

Ia juga mengintruksikan kepada jajaran pemerintah kampung setempat untuk terus menyampaikan kepada masyarakat agar menjaga jarak aman, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat dan bersih, tetap berada dirumah dan tidak berpergian jika tidak mendesak, larangan berkumpul dan berkerumun.

“Namun harus tetap tenang dan tidak panik serta selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah,” jelasnya.

 

Deska menegaskan, Kampung Moris Jaya juga berkomitmen, untuk melaksanakan maklumat Kapolri untuk tidak mengadakan pertemuan sosial, budaya, keagamaan, pesta atau hajatan dan semua kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *