39 views

Hadapi Covid-19, Pekon Sumber Alam Lakukan Beberapa Langkah Pencegahan

Lampung Barat – Pandemi Covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan, setiap sektor pemerintah mulai dari Pekon-pekon, Kecamatan-kecamatan di setiap daerahnya terus lakukan inovasi penanganan dalam rangka pencegahan.

Begitu pula yang terjadi di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), ditengah pandemi, Lambar berupaya kuat untuk mengalahkan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.

Salah satunya Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam, beberapa langkah taktis dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tindakan yang telah dilakukan oleh relawan yaitu:
1. Penyemprotan disinfektan empat kali yang menyasar pada sarana umum dan perumahan rakyat.
2. Menyiapkan tempat cuci tangan lengkap di empat tempat di pasar Jumat.
3. Pembagian masker kain ke seluruh warga yang telah masuk KK pekon Sumber Alam.
4. Menyampaikan himbauan-himbauan bahaya covid-19.
5. Menyampaikan himbauan pola hidup sehat, dan
6. Menghimbau warga agar menyiapkan tempat cuci tangan setiap depan rumah.

Peratin Pekon Sumber Alam, Kecamatan Air Hitam, Husain mengatakan, hari ini Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin berkunjung ke kecamatan Air Hitam dalam rangka penyerahan bantuan untuk mushola, Ponpes dan Baznas.

“Selesai dari kecamatan Bupati mampir di posko covid-19 pekon Sumber Alam dan menanyakan bentuk apa saja yang telah dibelanjakan buat perlengkapan posko, operasional posko dan alat perlengkapan relawan medis dan relawan penyemprot disinfektan,” ujar Husain, Selasa (28/4/2020).

Diungkapkannya, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah pencegahan sesuai dengan instruksi dari pemerintah daerah, dan mengapresiasi kunjungan kerja Bupati ditengah-tengah wabah virus Covid-19.

“Kita sudah lakukan beberapa langkah pencegahan sesuai dengan instruksi pemerintah, dan di tengah gencarnya Air Hitam melakukan pencegahan penularan covid-19 dan Bupati masih bisa mengadakan kunjungan kerja dan memberi semangat kepada relawan yang berjaga di posko covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Husain mengatakan, saat berkunjung ke pekon Sumber Alam, Bupati Lambar menyampaikan rasa bangga kepada petugas di lapangan, serta memberikan beberapa pesan.

“Beliau tadi menyampaikan kepada saya rasa bangga dan salam kepada semua relawan covid-19 pekon Sumber Alam yang selalu semangat bertugas di lapangan dan di posko,” ucapnya.

“Beliau berpesan jaga kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak dan jaga kebersihan posko,” lanjut Husain.

Pekon Sumber Alam Siapkan 240 Juta Lebih untuk BLT

Ditanya lebih jauh terkait kesiapan bantuan kepada masyarakat serta besaran dana untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD), Husain mengatakan, semua sudah dilakukan survey secara langsung dari rumah kerumah.

“Terkait dana yang kami siapkan untuk BLT kurang lebih Rp240.000.000 lebih, tapi siapa saja warga saya yang akan berhak menerimanya akan diputuskan pada musyawarah desa khusus hari sabtu depan,” jelas Husain.

Ditambahkannya, relawan Covid-19 pekon Sumber Alam telah selesai survei langsung dari rumah kerumah, dari gubuk kegubuk, menemui warga. Semua ditemui dan dijelaskan baik penerima PKH maupun penerima BPNT bahwa mereka diberi pengertian dan penjelasan kalau mereka walau didatangi tapi tidak akan menerima lagi BLT, dan mereka paham serta menerima penjelesan para relawan.

“Dalam musyawarah desa khusus nanti akan memverifikasi hasil pendataan relawan oleh pendamping desa, pendamping PDTI, Bhabinsa, Babinkamtibmas, bidan desa, kepala pustu dan perwakilan tokoh agama tokoh mayrakat, pemuda dan lembaga pekon bersama LHP,” tuturnya.

Husain berujar, dirinya bersama aparatur pekon menyerahkan hasil pendataan kepada relawan yang ditunjuk di atas, apapun hasilnya, berapapun warganya yang dipandang perlu mendapatkan BLT, Husain menegaskan siap menerima dan melaksanakan.

“Ini kami lakukan agar tidak ada bahasa warga kalau tidak dekat dengan aparatur pekon tidak bakal dapat bantuan. Kita serahkan ke team relawan di atas bekerja, kita terima dan kita ajukan verifikasi tahapan berikutnya ke kecamatan dan kabupaten,” pungkas dia. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *